Cangkring Park di Desa Pucungroto Purworejo Tawarkan Berbagai Paket Wisata

PURWOREJO, Pelita.co,-Cangkring Park adalah destinasi wisata yang terletak di Desa Pucungroto, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Wisata yang sangat indah ini berada didataran tinggi yang berupa wisata hutan pinus.

Hanya dengan harga tanda masuk wisata Cangkring Park Rp 5 ribu, sudah termasuk parkir dan asuransi, pengunjung bisa menikmati fasilitas yang ada seperti aula, kamar mandi, mushola, serta listrik. Selain itu pengelola juga menyediakan Motor ATV, mini trail, dan sepeda dengan harga sewa Rp 15 ribu untuk 2 kali putaran.

Seperti hari ini bersama rombongan Disporapar Purworejo, uji paket wisata dilakukan di Desa Pucungroto dengan diikuti oleh UMKM, akademisi, desa wisata, wartawan, biro wisata, Selasa (04/06/24).

Aris Suryanto dari PPTK bidang Pemasaran Dinporapar Kabupaten Purworejo menjelaskan, adanya uji paket wisata selama 10 hari ini untuk mengetahui kesiapan desa-desa yang nantinya akan dikunjungi tamu wisata.

“Ini dilakukan tujuannya untuk meningkatkan kunjungan wisata di masing-masing ibyek wisata. Kita hanya memfasilitasi agar pihak desa membuat paket wisata,” jelas Aris.

Aris mengungkapkan, dalam uji paket wisata ini, Disporapar juga mengadakan diskusi, serta saran dan masukan seperti apa kedepannya,” ucap Aris.

Sementara itu Ketua Pengelola Wisata Alam Cangkring Park, Mus Muhlisin menjelaskan, konsep dalam pengelolaan desa wisata ini memberdayaan masyarakat, seperti dari UMKM, BUMDes dan karangtaruna.

“Kami menawarkan dua paket di Cangkring Park,” jelas Mus.

Paket pertama dengan harga paket wisata Rp 187 ribu per orang, minimal 20 pack peserta akan mendapatkan fasilitas transportasi dan guide, makan 1 kali, serta Snack 2 kali serta edukasi produksi Blibar, geblek dan gembel, serta edukasi produksi gula aren dan pengenalan kesenian Jathilan

Sedangkan paket wisata yang kedua, menyediakan paket menginap senilai Rp 350.000 per orang dengan fasilitas homestay, makan 3 kali, Snack 3 kali, transportasi dan guide, serta edukasi klethik Jawa, edukasi produksi Blibar, edukasi produksi geblek dan gembel, edukasi produksi gula aren, edukasi produksi kopi, edukasi peternakan kambing, edukasi kesenian Jathilan Pongjor, topeng ireng, dan Jathilan encleng.

“Sebetulnya paket wisata di Cangkring Park sudah dimulai sejak 2022 lalu. bahkan sudah ada beberapa wisatawan yang memilih paket wisata tersebut, seperti dari komunitas Jeep dan paguyuban kepala desa,” kata Mus.

Mustofa menambahkan, dalam pengelolaan wisata alam Cangkring Park. Selain wisata tersebut, pengelola juga menyewakan tenda Rp 50.000 pertenda dan sewa kompor untuk camping ground dengan kapasitas 30 tenda.

“Kami berharap, semoga dengan uji coba paket wisata Cangkring Park di Desa Pucungroto kedepannta bisa lebih maju, dan bisa mengangkat perekonomian masyarakat dan para pelaku UMKM,” harap Mus Muhlisin.