PURWOREJO,pelita.co, – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purworejo mulai mematangkan persiapan menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah.
Sebanyak 26 cabang olahraga (cabor) dipastikan lolos dan akan diperkuat 187 atlet serta pelatih yang membawa target tampil maksimal demi mengharumkan nama daerah.
Pengukuhan kontingen dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) mewakili Bupati Purworejo dan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Purworejo. Dalam kesempatan itu, Ketua KONI Purworejo Muhammad Abdullah menegaskan bahwa pihaknya belum ingin gegabah menentukan target perolehan medali.
Menurut pria yang akrab disapa Pak Dul tersebut, penentuan target harus didasarkan pada data dan perkembangan atlet selama masa persiapan.
“Target kami seluruh atlet mampu tampil baik dan memberikan yang terbaik. Untuk perolehan medali, kami belum menentukan secara pasti karena masih ada proses latihan, try out, dan pemetaan potensi tiap cabang olahraga,” katanya.
Ia menjelaskan, perolehan medali tiap Porprov selalu berubah karena kekuatan masing-masing cabang olahraga juga dinamis. Karena itu, KONI memilih berhati-hati sebelum menetapkan target resmi.
“Kita tidak ingin salah menentukan target di awal. Setelah seluruh proses latihan selesai dan data lengkap, baru kita petakan cabang olahraga yang benar-benar potensial meraih medali,” ujarnya.
Dalam Porprov kali ini, jumlah cabang olahraga yang lolos meningkat dibanding edisi sebelumnya. Jika sebelumnya hanya 24 cabor, kini menjadi 26 cabor.
Selain fokus pada prestasi, KONI juga memberikan perhatian terhadap kesejahteraan atlet dan pelatih. Selama masa persiapan sekitar enam bulan, atlet dan pelatih mendapat bantuan transport atau insentif bulanan mulai Rp600 ribu hingga Rp900 ribu.
Atlet dari cabang olahraga yang belum pernah menyumbang medali mendapat Rp600 ribu per bulan. Sementara cabang olahraga peraih medali perunggu mendapat Rp750 ribu dan cabor peraih emas maupun perak memperoleh Rp900 ribu per bulan.
Tak hanya itu, seluruh atlet, pelatih, dan ofisial juga mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
“Kalau terjadi kecelakaan saat latihan atau perjalanan menuju latihan, semuanya ditanggung BPJS Ketenagakerjaan karena aktivitas atlet dianggap bagian dari pekerjaan,” jelas Abdullah.
KONI Purworejo juga memfasilitasi try out dan uji tanding ke luar daerah untuk meningkatkan kualitas atlet. Bahkan beberapa atlet menjalani latihan khusus di luar daerah maupun luar negeri.
Salah satunya atlet cabang olahraga aeromodelling yang tengah menjalani latihan dan uji tanding di Filipina karena berstatus juara nasional. Sementara atlet menembak menjalani pemusatan latihan di Jakarta.
Ketua Kontingen Porprov Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, mengatakan seluruh cabang olahraga sudah melakukan persiapan sejak awal tahun dan diyakini lebih matang dibanding Porprov sebelumnya.
“Harapan kami tentu prestasi Purworejo bisa lebih baik dari sebelumnya. Yang paling penting seluruh atlet dan pelatih mampu memberikan kemampuan terbaiknya,” katanya.
Ia memastikan pihak kontingen akan memaksimalkan pelayanan kepada atlet agar bisa fokus bertanding tanpa terbebani persoalan administratif.
“Kami ingin atlet nyaman. Jadi urusan pemberangkatan, akomodasi, sampai kebutuhan di lokasi pertandingan akan kami siapkan maksimal agar atlet fokus bertanding,” ujarnya.
Sebagai bentuk motivasi, KONI Purworejo juga menyiapkan bonus bagi peraih medali. Atlet peraih emas perorangan akan mendapat bonus Rp50 juta, sedangkan emas beregu Rp75 juta.
Untuk peraih perak disiapkan bonus Rp30 juta kategori perorangan dan Rp40 juta kategori beregu. Sementara medali perunggu mendapat bonus Rp15 juta dan Rp25 juta untuk kategori beregu.
Selain bonus, Pemkab Purworejo juga menyiapkan program pembinaan berkelanjutan bagi atlet berprestasi selama empat tahun ke depan.
Untuk mendukung seluruh program tersebut, Pemerintah Kabupaten Purworejo mengalokasikan anggaran sekitar Rp3,2 miliar dari APBD murni tahun 2026.
“Anggaran tahun ini cukup signifikan dibanding sebelumnya. Harapannya tentu prestasi atlet Purworejo juga semakin meningkat,” pungkas Dion.