Beranda News

Warga RT 14 Kelurahan Satar Tacik Bersama Umat KBG Eglesia Paroki Kumba Manggarai NTT Kompak Perbaiki Jalan Rusak

Dari Kiri, Ketua RT 14 Kelurahan Satar Tacik Lorensius Dadi, Tokoh Masyarakat Setempat, Ferdi Tarang, Ketua KBG Eglesia Paroki Kumba, Stefanus Garus, Tokoh Masyarakat, Yosep Jempaut

MANGGARAI NTT, Pelita.co- Warga RT 14 RW 04 kelurahan Satar Tacik kecamatan Langke Rembong bersama Kelompok Basis Gereja (KBG) Eglesia Paroki Kumba Keuskupan Ruteng kabupaten Manggarai NTT kompak memperbaiki ruas jalan yang sudah rusak

Ruas jalan yang menjadi sasaran bakti sosial ini adalah jalan Garuda. Jalan ini merupakan akses penghubung dua kelurahan di kecamatan Langke Rembong yaitu kelurahan Karot dan kelurahan Satar Tacik

Jalan ini juga merupakan jalur alternatif dari dan ke bandara Frans Sales Lega

Meski berada di ibukota kabupaten Manggarai namun jalan ini disebut sebut telah rusak selama bertahun tahun bahkan tidak sedikit pengendara yang jatuh dari kendaraan

Kondisi ini menuai rasa prihatin warga setempat hingga mereka berinisiatif untuk memperbaikinya

Pantauan media ini pada Selasa sore 13 Mei 2025, warga tampak kompak melakukan bakti sosial itu

Mereka bahu membahu menyusun batu pada titik badan jalan yang rusak parah dan digenangi air bercampur lumpur

Tidak hanya memperbaiki badan jalan yang rusak, warga juga membersihkan saluran drainase

Material tanah yang ditumbuhi rerumputan yang menumpuk di saluran drainase itu diangkat keluar hingga terlihat bersih

Tampak hadir dalam baksos tersebut ketua RT 14 RW 04 kelurahan Satar Tacik, Lorensius Dadi, ketua KBG Eglesia, Stefanus Garus dan juga tokoh masyarakat RT 14 yang juga merupakan mantan anggota DPRD kabupaten Manggarai, Ferdi Tarang

Ketua RT 14, Lorens Dadi kepada media ini mengatakan bahwa kegiatan tersebut adalah murni swadaya masyarakat termasuk pengadaan material seperti batu

Bakti sosial itu kata Lorens dilakukan karena merasa prihatin dengan kondisi jalan yang sudah rusak bahkan telah banyak pengendara yang jatuh

“Ini kegiatan kami kerja sama warga RT 14 dan Kelompok Gereja, karena selama ini kami melihat banyak yang korban jatuh dari kendaraan sepeda motor mereka makanya kami RT dan kelompok bekerja sama untuk mengatasi jalan ini” ungkap Lorens

Lorens juga menyebut bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari partisipasi warga berbagai agama akan prosesi perarakan Patung Bunda Maria di KBG Eglesia

Senada dengan Lorensius, Ketua Kelompok Basis Gereja (KBG) Eglesia, Stefanus Garus mengatakan kegiatan tersebut berkaitan dengan prosesi safari patung Bunda Maria di Paroki Kumba di mana KBG Eglesia menjadi tuan rumah

“Sudah dua hari kami melaksanakan kerja bakti yang notabene berkaitan dengan prosesi safari patung Bunda Maria di paroki Kumba termasuk kami di wilayah Kana. Yang menjadi tuan rumah adalah kami KBG Eglesia” ungkapnya

Bakti sosial ini tambahnya telah Ia umumkan sejak Do’a rosario dimulai awal Mei lalu

Kegiatan itu kata Stefanus merupakan upaya KBG Eglesia sebagai tuan rumah prosesi safari Patung Bunda Maria memberikan rasa nyaman serta agar lingkungan terlihat indah

Ia berharap agar ke depan pemerintah kabupaten Manggarai dapat memperhatikan jalan tersebut

Semua warga RT 14 RW 04 dan umat KBG Eglesia turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut baik pria maupun wanita

Lurah Kelurahan Satar Tacik, Dionisius Hambur saat dimintai tanggapannya pada Selasa sore mengatakan mengapresiasi inisiatif dan partisipasi warganya itu

“Pada prinsipnya sebagai Lurah saya berterimakasih dan mengapresiasi segala bentuk partisipasi warga di RT 14” ungkapnya melalui pesan WhatsApp

Ruas jalan Garuda itu tambahnya menjadi salah satu usulan prioritas kelurahan Satar Tacik

“Untuk ruas jalan Garuda menjadi salah satu usulan prioritas dari kelurahan Satar Tacik pada Musrenbangkel di tahun 2024 dan 2025” ujarnya