PURWOREJO, pelita.co – Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) menyelenggarakan Wisuda Sarjana dan Magister Periode II Tahun Akademik 2024/2025 pada Sabtu (3/5/2025) bertempat di Auditorium Kasman Singodimedjo, Kampus UMPWR. Prosesi wisuda ini diikuti oleh 272 wisudawan, terdiri dari 142 perempuan dan 130 laki-laki dari berbagai program studi jenjang Sarjana (S1) dan Magister (S2).
Rektor UMPWR, Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisuda merupakan puncak keberhasilan akademik sekaligus awal dari tantangan baru di dunia nyata.
“Wisuda bukanlah akhir, namun merupakan momentum awal untuk meniti jalan baru dengan ilmu dan iman,” ujar Rektor.
Para wisudawan berasal dari 15 program studi, dengan rincian sebagai berikut:
Magister Pendidikan Bahasa Inggris: 2, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia: 12, Pendidikan Bahasa Inggris: 10, Pendidikan Matematika: 9, Pendidikan Ekonomi: 6, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD): 42, Pendidikan Teknik Otomotif: 22, Pendidikan Fisika: 1, Manajemen: 60, Teknik Sipil: 14, Teknologi Informasi: 23, Agribisnis: 31, Peternakan: 11, Psikologi: 10, dan Hukum: 19.
Dari total wisudawan, sebanyak 62 orang berhasil meraih predikat cumlaude, dengan jumlah terbanyak berasal dari Prodi PGSD (18), Manajemen (17), dan Hukum (12). Beberapa lulusan terbaik antara lain:
Vita Rahayu Setyawati (Magister PBI) – IPK 4,00, Retno Hidayahtun Ningsih (Hukum) – IPK 3,90, Setiawan Agung Andoyo (Teknik Otomotif) – IPK 3,87 dan Livvia Khusnul Qomatfian (PGSD) – IPK 3,87.
Selan itu, juga ada wisudawan termuda pada periode ini adalah Filia Permata Sari dari Prodi Psikologi, berusia 20 tahun 8 bulan. Sementara itu, wisudawan tertua adalah Mudhakir dari Prodi Agribisnis kelas RPL, yang berusia 52 tahun.
Menariknya, pada wisuda kali ini terdapat 47 lulusan yang berhasil menyelesaikan studi tanpa skripsi, sebagai bagian dari program Wisuda Tanpa Skripsi. Mereka berasal dari empat prodi: Manajemen (16), PGSD (18), Hukum (12), dan Peternakan (1).
Salah satu yang menjadi sorotan adalah Wahyu Mulat Widodo, mahasiswa difabel dari Prodi Hukum, yang lulus melalui jalur ini dengan menulis artikel ilmiah bertema hak-hak penyandang disabilitas, dan berhasil mempublikasikannya di jurnal terakreditasi nasional.
“Kami menegaskan bahwa komitmen UMPWR adalah sebagai kampus inklusif dan terbuka bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang, termasuk penyandang disabilitas,” pungkas Rektor.