Beranda News

Truk Pengangkut Pupuk Subsidi Pemerintah Ke Dusun Beong Manggarai Barat NTT Terguling Ke Jurang Sedalam 75 Meter

Kondisi Truk Yang Terguling Usai Terhenti Tertahan Pohon Aren

MANGGARAI BARAT NTT, Pelita.co- Satu unit truck pengangkut pupuk subsidi pemerintah terguling ke jurang sedalam kurang lebih 75 meter di jalur menuju Dusun Beong desa Kombo kecamatan Pacar kabupaten Manggara Barat NTT, Jumat 05 September 2025

Truk milik PT. Suasana Baru yang merupakan agen pupuk subsidi wilayah kecamatan pacar ini terguling saat mengantar pupuk subsidi milik petani dusun Beong

Kondisi jalan yang rusak parah ditambah Medan yang sulit dan menanjak diduga menjadi penyebab terjadinya peristiwa ini

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun satu orang yang merupakan pengurus kelompok tani dusun Beong yang ikut dalam truk tersebut dikabarkan mengalami luka cukup parah di bagian kepala dan dada

Ia berada di dalam kabin pengemudi saat truk tersebut terguling hingga terhenti tertahan pohon aren

Warga yang berada di lokasi kejadian kemudian dengan sigap mengeluarkannya dari dalam kabin truk dan langsung membawanya ke puskesmas Pacar untuk mendapatkan perawatan

Karena jalan yang rusak dan ambulans tidak bisa masuk sampai ke tempat kejadian, warga terpaksa menggotongnya sampai ke Doro tempat ambulans menjemput

Sementara pengemudi truk dikabarkan mengalami luka ringan. Ia berhasil melompat keluar dari kabin setelah truk tidak bisa dikendalikan dan mulai terguling

Belum ada kabar mengenai kondisi keduanya pasca insiden itu

Truk mengalami rusak parah, bahkan beberapa roda nya terlepas

Sementara muatan (pupuk) yang diperkirakan seberat 3 ton terbuang keluar dan berserakan di sepanjang truk terguling bahkan beberapa karung sobek hingga isinya tidak tersisa di dalam karung

Kanisius Jola, salah seorang warga beong yang berhasil di diwawancara media ini melalui telpon genggamnya pada Jumat sore (05/09) mengatakan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar PKL. 11.00 WITA

Lebih lanjut Ia jelaskan bahwa peristiwa itu terjadi kurang lebih 2 kilo meter dari dusun Beong dan sekitar 100 meter dari kampung Sar

Selain rusak parah, Medan di tempat kejadian itu cukup menanjak. Di sisi jalan terdapat jurang yang sangat dalam

“Kejadiannya tadi sekitar jam 11 siang. Di situ memang selain rusak, jalannya cukup menanjak dan di sisi jalan juga ada jurang dalam. Jarak dari Beong ke tempat kejadian itu kurang lebih 2 kilo meter dan sekitar 100 meter dari kampung Sar” ungkapnya

Kanis mengatakan bahwa Ia dan warga yang berada di lokasi telah mengumpulkan pupuk yang berserakan itu di sekitar TKP tetapi jauh dari badan jalan

Kanis dan warga dusun Beong lainnya mendatangi lokasi kejadian setelah diberitahukan oleh salah seorang warga kampung Sar

“Kami datang ke tempat kejadian itu setelah ada salah satu orang dari kampung Sar memberitahu kami bahwa truk yang muat pupuk itu terguling” ungkap Kanis” ungkap Kanis

Pupuk tersebut tambahnya adalah pupuk yang dipersiapkan untuk musim tanam tahun 2026

Dimuat jauh lebih awal mengingat kondisi jalan ke dusun Beong yang rusak parah sehingga harus dimuat saat musim kering

Apabila terlambat dan musim hujan tiba maka kendaraan tidak bisa masuk sehingga resikonya harus dipikul dari Doro sejauh 5 kilo meter

Ini menurutnya sudah menjadi kebiasaan di susun Beong setiap tahun

Akibat jalan yang rusak parah ini, biaya angkut pupuk menjadi lebih mahal. Demikian pun harga barang kebutuhan pokok lainnya

Yang lebih mengkhawatirkan kata Kanis, ketika ada orang sakit atau ibu hamil yang akan melahirkan dan harus mendapat perawatan di puskesmas atau rumah sakit maka warga harus menggotong dengan jarak tempuh 5 kilo meter sampai ke jalur utama di Doro

Ia meminta pemerintah daerah kabupaten Manggarai Barat agar buka mata serta cepat tanggap dengan peristiwa ini

“Kami minta pemerintah kabupaten Manggarai Barat buka mata dengan kejadian ini karena apabila tidak dikerjakan dan dibiarkan begini terus maka bukan tidak mungkin kejadian ini terulang kembali, jangan tunggu sampai ada korban jiwa” tuturnya

Warga dusun Beong dan Sar kini menaruh harapan besar akan perubahan, kesejahteraan mereka ke pundak bupati Manggarai Barat saat ini, Edistasius Endi

Setidaknya akses jalan yang hanya pengerasan atau telford dan sudah bertahun tahun rusak parah itu harus segera diperhatikan