PURWOREJO, Pelita.co – Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti Auditorium Kasman Singodimedjo Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPwr) saat sebanyak 644 mahasiswa resmi dikukuhkan sebagai sarjana dan magister pada Wisuda Periode I Tahun Akademik 2025/2026, Jumat–Sabtu (24–25 Oktober 2025).
Prosesi wisuda berlangsung khidmat di bawah pimpinan Rektor UMPwr, Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., yang didampingi jajaran senat universitas, dosen, serta ratusan orang tua wisudawan yang hadir memberikan doa dan dukungan.
Dalam sambutannya, Rektor Teguh mengajak seluruh peserta untuk bersyukur atas kelulusan yang diraih setelah melalui perjalanan panjang penuh perjuangan.
“Hari ini kita patut berbangga karena Universitas Muhammadiyah Purworejo kembali melahirkan lulusan unggul, berakhlak mulia, dan berintegritas tinggi,” ujarnya.
Dari total 644 wisudawan, 323 orang berhasil meraih predikat Cumlaude. Beberapa nama menonjol di antaranya Endah Lestari (Teknologi Informasi) dengan IPK sempurna 4,00, Meitri Lindawati (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) dengan IPK 3,92, Widodo (Pendidikan Teknik Otomotif) dengan IPK 3,89, serta Fatimah Cahyaningtyas (Magister Pendidikan Bahasa Inggris) dengan IPK 3,88.
Menariknya, wisudawan termuda kali ini adalah Khalifatur Tania dari Program Studi Agribisnis yang baru berusia 21 tahun, sementara wisudawan tertua, Sumargiyono, dari program studi yang sama, berusia 56 tahun.
UMPwr juga menunjukkan komitmennya terhadap pendidikan inklusif. Pada wisuda kali ini, terdapat tiga wisudawan non-Muslim dan tiga wisudawan difabel yang turut dikukuhkan.
“Keberhasilan mereka menjadi bukti bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi. Kampus ini akan terus menjadi rumah bagi siapa pun yang ingin belajar dan berkembang,” tegas Rektor Teguh.
Selain itu, sebanyak 82 mahasiswa dinyatakan lulus melalui jalur tanpa skripsi, sebagai bentuk inovasi kampus dalam memberikan ruang akademik yang adaptif terhadap perubahan zaman dan kebutuhan mahasiswa.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor juga menegaskan bahwa UMPwr kini tengah bertransformasi menjadi kampus berdaya saing global. Saat ini, UMPwr telah menerima 13 mahasiswa asing asal Thailand, Mali, dan Timor Leste, serta menjalin kerja sama dengan 33 lembaga internasional dalam bidang riset, pertukaran mahasiswa, dan pengabdian masyarakat.
“Internasionalisasi bukan sekadar simbol, tetapi strategi penting agar lulusan UMPwr mampu bersaing di panggung global,” tandasnya.
Menutup pidatonya, Rektor berpesan agar para lulusan senantiasa menjaga nama baik almamater dan mengamalkan ilmu yang diperoleh di masyarakat.
“Hari ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan baru. Jadilah duta UMPwr yang membawa semangat Islam berkemajuan ke mana pun Anda melangkah,” pungkasnya.