Sumpah Janji PKL Sebagai Tanda Dimulainya Siswa SMK Kesehatan Purworejo Laksanakan Praktek Lapangan

PURWOREJO, Pelita.com, – Sebanyak 149 siswa SMK Kesehatan Purworejo menjalani (Praktek Kerja Lapangan) di Gedung PPNI Purworejo, Selasa (29/3/22)

Sumpah janji , diikuti oleh semua kelas XI dari jurusan Keperawatan 58 siswa dan 91 siswa, dan dihadiri oleh para orang tua/wali, dan apotek, Ketua Yayasan, PAFI Purworejo, PPNI Purworejo, serta segenap tamu undangan.

Adapun pengambilan sumpah janji PKL dilakukan langsung oleh , , S.Sos, M.Pd. dilanjutkan dengan pemasangan lencana praktikan kepada perwakilan siswa yang dilakukan oleh Nina Hadnisari, S.ST, selaku kepala jurusan keperawatan, dan Dra. Endang Wahyuningsih, Apt., M.Kes, selaku kepala jurusan farmasi.

Dalam kesempatan tersebut, Nuryadin menyampaikan, pengambilan sumpah janji ini merupakan bagian dari juklak atau juknis.

“Jadi ini merupakan protap yang sudah ditetapkan, dimana siswa sebelum diterjunkan ke dunia usaha dunia (di puskesmas atau apotik), mereka diambil sumpah janjinya,” terangnya.

Lanjut Nuryadin, ini dilakukan karena mereka nanti sudah berhadapan langsung dengan pasien maupun konsumen, tentunya ada resiko-resiko yang harus dijalani, sehingga mereka diambil sumpah janjinya.

“Kami lakukan sumpah janji, karena merupakan bagian dari keseriusan sekolah untuk tetap menjaga kwalitas, bahwa mekanisme ini dijalankan dengan baik dimana kegiatan ini dihadiri organisasi PAFI (Persatuan Ahli Farmasi dan PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia),” ucap Nuryadin.

Sehingga terang Nuryadin, ada match antara siswa tempat PKL, orangtua dan didukung organisasi profesi.

“Ini juga sebagai tanggung jawab kami untuk menyiapkan calon-calon tenaga kesehatan profesional di Indonesia bisa dijalankan dengan baik,” ujar Nuryadin.

Terpisah Nina Hadnisari menambahkan, para siswa yang telah diambil sumpah janjinya nanti untuk jurusan perawat, akan menjalani PKL di 18 Puskesmas, baik Puskesmas rawat jalan maupun rawat inap, sedangkan jurusan farmasi, akan menjalani di apotik-apotik.

“Pelaksanaan PKL akan dilakukan selama 7 minggu, mulai 30 Maret hingga 14 Mei 2022,” terang Nina.

Nina mengungkapkan, para siswa diambil sumpah dan janjinya, karena dalam menjalankan PKL itu ada aturan-aturan yang harus dilakukan.

“Tujuannya agar mereka bertanggung jawab terhadap prakteknya,” terang Nina Hadnisari.

Bahkan terang Nina, mereka sebelum dilakukan pengambilan sumpah janji ini, para peserta PKL mengikuti Diklat terlebih dahulu yang dilanjutkan dengan ujian.

“Nanti setelah sumpah janji, yang yang mendapatkan nilai responsi terbaik akan mendapatkan penghargaan dari sekolah dan akan diserahkan secara langsung oleh ,” pungkas Nina.

Untuk diketahui, dari hasil Diklat didapatkan dua siswa terbaik yakni Apriliya Indah Puspita dari jurusan Farmasi dan Eka Livia Kurniastuti dari jurusan Keperawatan.