PURWOREJO, pelita.co –Sebanyak 223 siswa SMP Negeri 2 Purworejo resmi dinyatakan lulus pada tahun pelajaran 2024/2025. Mereka terdiri atas 89 siswa laki-laki dan 134 siswa perempuan. Acara pelepasan siswa kelas IX digelar secara meriah atas inisiatif para orang tua siswa, Senin (2/6/2025).
Kepala SMP Negeri 2 Purworejo, Sutarto, menyampaikan bahwa penghargaan siswa terbaik diberikan kepada peringkat pertama di masing-masing kelas serta tiga siswa terbaik secara paralel. Tahun ini terdapat tujuh kelas paralel, sehingga total ada 10 siswa yang menerima penghargaan.
Predikat siswa terbaik paralel pertama diraih oleh Olive Mayla Azra dari kelas 9C dengan total nilai 1054,79 dan nilai rata-rata 95,89. Peringkat kedua diraih oleh Khanza Fairuz Prinangesti (kelas 9C) dengan nilai 1029,82 (rata-rata 93,62), dan peringkat ketiga oleh Fachri Azzam Zahid (kelas 9E) dengan nilai 1027,93 (rata-rata 93,45).
“Acara perpisahan ini murni terselenggara atas inisiatif orang tua siswa. Sejak Januari, kami telah menyampaikan rencana ini agar dapat dibahas dan dipersiapkan bersama,” ujar Kepala Sekolah.
Ia menjelaskan bahwa sekitar 80 persen dari kegiatan berasal dari inisiatif dan kerja sama orang tua siswa, mulai dari kepanitiaan, penggalangan dana, pengadaan panggung, tenda, hingga dekorasi. Sementara pihak sekolah hanya berkontribusi sekitar 20 persen.
Pelepasan tahun ini mengangkat tema “Beradab dan Berilmu untuk Menggapai Generasi Emas”, yang dimaksudkan sebagai dorongan semangat untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Saat itu, para siswa diperkirakan berada dalam usia produktif sekitar 35 tahun.
“Harapannya, mereka menjadi generasi emas yang siap bersaing dan berkontribusi untuk bangsa,” imbuhnya.
Turut dihadir dalam acara ini, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Yudhie Agung Prihatno, pengawas SMP H. Sunario, Komite Sekolah, perwakilan orang tua siswa kelas VII dan VIII, serta tamu undangan lainnya.
Tahun ini, tidak ada prosesi sungkem kepada orang tua dalam acara perpisahan karena kegiatan tersebut telah dilaksanakan sebelumnya, sebelum pelaksanaan ujian sekolah.
Dalam pesannya, Kepala Sekolah menekankan pentingnya kesiapan mental dan daya juang siswa di era kompetitif saat ini.
“Anak-anak harus siap berkompetisi. Bahkan dengan teman sebangku pun harus bersaing untuk masuk ke jenjang berikutnya. Jangan mudah mengeluh, jangan cepat putus asa. Saat ini segalanya serba kompetitif, termasuk dalam jalur prestasi dan zonasi masuk SMA,” tegasnya.
Untuk tahun ini ada dua siswa SMP Negeri 2 Purworejo berhasil diterima di SMA Taruna Nusantara Magelang. Sementara untuk SMA Paradigma, hingga berita ini ditulis, belum ada siswa yang diterima.