MANGGARAI NTT, Pelita.co- Entah bagian dari sebuah perubahan di sektor kebersihan, di mana sampah turut mewarnai jalur kembar Satar Tacik yang merupakan akses utama menuju Bandar Udara Frans Sales Lega Ruteng kabupaten Manggarai NTT
Sampah sampah itu terpantau berada di taman di antara dua ruas jalur kembar itu
Sampah dipadu rerumputan yang hijau dan cukup tinggi seolah memperindah taman yang tampak tidak terurus itu
Berbagai jenis sampah termasuk popok bekas bayi tampak terlihat di beberapa titik di jalur Satar tacik tersebut
Tidak hanya mengganggu pandangan, bau tak sedap yang sangat menyengat yang bersumber dari sampah sampah tersebut cukup mengganggu pengguna jalan
Kondisi itu terpantau langsung saat jurnalis media ini melintasi jalur tersebut sekitar PKL. 14.30 WITA pada Senin 05 Mei 2025
Sampah sampah tersebut ada yang dibungkus dalam karung, plastik dan ada juga yang berserakan bahkan di badan jalan
Sampah sampah tersebut diduga tidak diangkut lebih dari satu hari
Menanggapi hal tersebut, kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) kabupaten Manggarai, Charles Z. Rihimone, S.Kom mengatakan pihaknya rutin mengangkut sampah setiap hari
“Kami dari lingkungan hidup pasti menjalankan tugas secara rutin mengangkut sampah” ungkap Charles saat ditemui di kantornya di Ruteng Selasa 06 Mei 2025
Apabila masih ditemukan sampah lanjutnya, itu hanya karena pegawainya belum mengangkutnya sebab setiap jalur ada petugas masing masing
Meski demikian Ia akui bahwa penundaan pengangkutan sampah itu paling lambat satu hari
Charles menyebut apa yang Ia sampaikan itu tidak untuk membela diri tetapi memang fakta bahwa pembersihan dan pengangkutan sampah adalah tugas DLHD dan dilakukan setiap hari
Mantan kepala Dispenda kabupaten Manggarai ini menegaskan bahwa kebersihan kota Ruteng adalah tanggung jawab Dinas DLHD
Tanggung jawab terhadap kebersihan kata Charles adalah bagian dari komitmen DLHD dalam melaksanakan program kebersihan yang menjadi fokus bupati Manggarai Hery Nabit
Namun Ia ingatkan bahwa kebersihan lingkungan bukanlah tanggungjawab DLHD semata tetapi tanggungjawab semua stakeholder termasuk masyarakat
Charles mengimbau masyarakat untuk bertanggungjawab atas kebersihan rumah dan halaman rumah masing masing sebab itu adalah bagian dari tanggungjawab menjaga kebersihan
Ia mengungkapkan bahwa Dirinya tidak menutup diri terhadap keluhan atau kritikan yang disampaikan terkait kebersihan dan kinerja DLHD
Dirinya menilai kritikan adalah masukan yang mengingatkan agar dikerjakan
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pegawai kebersihan di lingkup DLHD
Saat ini DLHD memiliki 81 orang pegawai lapangan yang mengurusi sampah dan retribusi. 16 orang adalah PNS dan 65 orang adalah THL
Mereka tersebar di kecamatan Langke Rembong dan Reo kecamatan Reok