MANGGARAI NTT, Pelita.co- Warga kabupaten Manggarai benar benar menunjukan dukungan serta sportivitas dalam menyambut peserta tour De En-Te-te 2025 etape 9 pada Sabtu 20 September 2025
Sisi kiri kanan jalan tampak dipadati warga yang ingin menyaksikan lebih dekat para rider cycling yang berasal dari berbagai negara itu
Bahkan para siswa dari beberapa sekolah di kecamatan Langke Rembong melakukan pagar betis di beberapa titik tertentu sepanjang jalan yang dilewati pebalap
Kepadatan penonton lebih terlihat di sisi kiri kanan Jalan Katedral, mulai depan gereja Katedral lama hingga garis finish di depan Mako Polres Manggarai atau sebelah barat Natas Labar Motang Rua Ruteng
Sorakan disertai tepuk tangan semakin kencang terdengar pada detik detik para rider melewati garis finish
Ajang internasional ini menarik simpatik semua kalangan, tidak hanya orang tua tetapi juga anak anak
Tampak juga anak anak sekolah yang mengenakan seragam sekolah memegang dan melambaikan bendera mini di tangan mereka baik merah putih maupun bendera negara asal para rider asing
Di sekitar area garis finis warga menyaksikan momen langka itu dari luar tanda pembatas setinggi pinggang orang dewasa yang dipasang panitia
Sambutan hangat warga Manggarai tidak berhenti di area garis finish
Kepadatan warga juga terlihat di venue penyambutan para rider dan tim tepatnya di area jalan di depan kantor bupati Manggarai
Para rider terlihat lelah dan beristirahat di masing masing tempat yang sudah disiapkan dan ditunggu tim masing masing
Sementara itu, Bupati Manggarai, Heribertus Nabit dan Wakil Bupati Manggarai, Fabianus Abu, Utusan Gubernur NTT, ketua DPRD Paulus Peos serta Forkopimda bersama sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab Manggarai tampak duduk di pendopo Natas labar menanti kedatangan Ara rider
Setelah seluruh rider tiba di area penyambutan ini, Pemerintah kabupaten Manggarai resmi menerima secara resmi berupa curu (jemput)
Selain itu para utusan pemerintah provinsi NTT dikalungi selendang dan dipakaikan topi songket sebagai penerimaan secara budaya
Para rider juga dikalungi selendang dan dipakaikan topi yang sama
Bupati dan wakil bupati Manggarai serta beberapa pejabat lain mendatangi tempat masing masing rider tim untuk memakaikan selendang dan topi songket tersebut
Utusan pemprov NTT dan para rider bersama tim disambut dengan tarian tiba meka dari SMA Setia Bhakti Ruteng yang diiringi dengan tabuh gong dan gendang
Di venue penyambutan ini tampah sebuah podium yng sudah tertata rapi, tempat para juara etape 9 Bajawa – Ruteng Manggarai menerima penghargaan
Kehadiran warga dalam menyaksikan even internasional ini tidak hanya sekedar sebagai hiburan tetapi juga membuktikan bahwa Manggarai mendukung setiap program positif pemerintah
Di samping itu masyarakat Manggarai menunjukan dukungan dan sportivitas sebagai tuan rumah serta menunjukan identitas diri bahwa Manggarai adalah daerah yang memiliki budaya dan menjunjung tinggi adab dan nilai kebersamaan
Sportivitas ini diakui MC yang memandu penyambutan para rider yang secara terang terangan mengatakan bahwa masyarakat si sini sportif
Bahkan beberapa rider saat ditanya MC terkait perasaan mereka pun mengakui penyambutan masyarakat Manggarai sangat luar biasa, baik dan ramah
Bupati Manggarai, Heribertus Nabit Dalam sambutan singkatnya mengucapkan selamat datang kepada para rider dan tim dan mengajak untuk makan malam bersama
Bupati Hery juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada masyarakat Manggarai yang telah hadir hadir menyaksikan serta mendukung even tersebut
Penyambutan ini dilanjutkan dengan diner atau makan malam bersama yang disiapkan pemerintah di halaman depan kantor bupati Manggarai
Esok hari, Minggu 21 September para rider akan melanjutkan balapan etape terakhir Ruteng – Labuan Bajo Manggarai Barat
Rencananya Bupati Manggarai akan secara resmi melepas para rider sekitar Pkl. 09.30 WITA di depan kantor Bupati Manggarai
Masyarakat pun kembali diajak untuk menghadiri momen pelepasan para rider tersebut