Beranda News

Rayakan HUT Ke-64 Provinsi NTT, Viktor Laiskodat Tekankan Pentingnya Kerja Kolaborasi Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Rayakan HUT Ke-64 Provinsi NTT, Viktor Laiskodat Tekankan Pentingnya Kerja Kolaborasi Untuk Kesejahteraan Masyarakat
Suasana Saat Upacara Peringatan HUT NTT Ke-64 Di Kabupaten SBD,(dok ist)

NTT, Pelita co – Gubernur provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT),Viktor Bungtilu Laiskodat dalam arahannya saat memimpin apel peringatan HUT ke-64 provinsi NTT di kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menekankan tentang pentingnya kerja kolaborasi semua elemen daerah untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat NTT dengan memanfaatkan potensi yang ada.Selasa (20/12/2022).

“Saya juga harus terus menekankan pentingnya kerja kolaboratif dari Gubernur bersama Wakil Gubernur,para Bupati,Kepala Dinas,Forkopimda,ASN,TNI,Polri,Camat,Kepala desa,LSM,Lembaga masyarakat,Lembaga agama,Perbankan,dan dunia usaha dan jajaran masyarakat untuk membangun kesatuan gerak menuju pada wujud nyata pembangunan yang mensejahterakan masyarakat”ungkap Laiskodat

Menurutnya harus ada kerja sama yang maksimal sebab tidak ada yang bisa dicapai kalau hanya bekerja sendiri sendiri.oleh karena itu Ia mengajak agar dibangun iklim kerja dengan terobosan luar biasa dan langkah langkah besar

Orang nomor satu di NTT ini mengatakan bahwa NTT memiliki sumber daya alam (SDA) dari berbagai sektor seperti pertanian,peternakan,kelautan dan perikanan,indutri dan pariwisata

Apabila dikelola dengan cara yang tepat didukung dengan sumber daya manusia (SDM) yang baik maka sumber daya alam (SDA) ini akan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat serta mendukung kemakmuran negara

“Sejak saya bersama bapak Yosef Nae Soi dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur pada 5 September 2018 lalu,kami melihat provinsi NTT ini memiliki banyak potensi sumber daya alam yang tentunya bila dikelola dengan cara yang tepat dan juga didukung sumber daya manusia (SDM),dengan kecerdasan,kemauan,tekad yang kuat dan keberanian dan juga cara berpikir serta terobosan hebat maka tentunya kita dapat meningkatkan ekonomi provinsi NTT dan juga mendukung kemakmuran negara” ungkapnya

Di sektor pertanian,Laiskodat berkomitmen untuk terus mendorong masyarakat mengembangkan tanaman jagung dan kelor. Dua tanaman ini menurutnya sangat berpotensi untuk dikembangkan di NTT

Tanaman jagung terus digenjot pemerintah provinsi NTT melalui program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS)

Politisi Nasdem ini mengatakan bahwa berdasarkan laporan yang Ia terima menunjukan tahun 2023 mendatang pengembangan lahan TJPS semakin meningkat dengan total lahan seluas 400.017 hektar dengan estimasi hasil produksi 3 ton per hektar. Jika dijual dengan harga Rp.4000/kg maka lahan seluas itu akan menghasilkan uang sebanyak 4 Triliun rupiah per musim panen

Sementara tanaman kelor juga mampu mendongkrak ekonomi masyarakat sebab daun kelor yang disebutnya mengandung gizi tersebut dapat dijual dengan harga Rp.5000/kg untuk daun basah atau daun mentahnya

Bahkan nilai jual daun kelor tambahnya akan semakin meningkat apabila dijual dalam bentuk tepung atau serbuk yaitu 100 ribu rupiah per kilo gram (kg)

Ke depan kata Laiskodat,akan ada kebijakan kelor sebagai asupan makanan tambahan bagi kelompok ibu hamil,ibu menyusui dan bay

Viktor Laiskodat mengajak masyarakat agar mulai menanam kelor supaya nantinya dapat memenuhi kebutuhan kelor tidak hanya NTT tetapi juga nasional  (Paulus Nabang)