Prodi PTO UMPWR Gelar Capacity Building di Karimunjawa, Perkuat Tata Kelola dan Strategi Pencapaian Kinerja

Prodi PTO UMPWR Gelar Capacity Building di Karimunjawa.

KARIMUNJAWA, Pelita.co – Program Studi Pendidikan Teknik Otomotif (PTO) Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPWR) memanfaatkan momentum Capacity Building untuk memperkuat tata kelola, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, sekaligus menyusun strategi pencapaian target kinerja program studi.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 6–8 September 2026, tersebut digelar di Homestay Asta, Kepulauan Karimunjawa, Jawa Tengah. Sebanyak enam dosen, tiga tenaga kependidikan (tendik), dan satu mahasiswa yang juga Ketua HIMATO, Slamet Riyadi, mengikuti kegiatan tersebut.

Tidak sekadar menjadi kegiatan penguatan kapasitas, forum tersebut dimanfaatkan Prodi PTO untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program kerja serta memetakan langkah strategis yang perlu dilakukan untuk menghadapi tantangan pengembangan program studi ke depan.

Kegiatan menghadirkan Prof. Dr. Suyitno, M.Pd. yang memberikan penguatan mengenai peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi.

Dalam paparannya, peserta didorong untuk membangun budaya kerja yang kolaboratif, profesional, dan berorientasi pada capaian. Setiap unsur dalam program studi diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai tugas, tanggung jawab, serta target yang harus diwujudkan.

Kepala Prodi Pendidikan Teknik Otomotif UMPWR, Dwi Jatmoko, M.Pd., mengatakan Capacity Building tersebut menjadi momentum penting untuk membangun semangat baru sekaligus memperkuat pemahaman seluruh tim dalam menjalankan tugas keprodian.

Baca Juga: Desil DTSEN Jadi Sorotan, Pemkab Purworejo Siapkan Pemutakhiran Data

Capacity Building ini diharapkan dapat membangun semangat baru dan wawasan baru bagi seluruh tim Prodi PTO dalam meningkatkan kualitas SDM melalui Catur Dharma Perguruan Tinggi,” ujar Dwi Jatmoko.

Ia menegaskan, penguatan tata kelola juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan mutu program studi.

Menurutnya, pemahaman terhadap Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) serta Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) diperlukan agar setiap program dapat dilaksanakan secara terarah dan terukur.

“Pemahaman terhadap SOTK keprodian dan SPMI menjadi penting agar setiap target kinerja dapat dilaksanakan secara terukur sebagai bagian dari upaya mempertahankan akreditasi unggul,” jelasnya.

Sejumlah agenda strategis dibahas dalam forum tersebut. Di antaranya penyamaan persepsi program kerja, evaluasi capaian kegiatan, penguatan tata kelola, strategi pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU), hingga strategi meningkatkan penerimaan mahasiswa baru.

Evaluasi pembelajaran juga menjadi bagian dari pembahasan. Prodi PTO berupaya mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu diperkuat, baik dari sisi proses akademik maupun layanan kepada mahasiswa.

Baca Juga: Pendampingan Maintenance Sel Surya untuk Mendukung Keberlanjutan Energi pada Kapal Nelayan di Kepulauan Karimunjawa

Pembahasan mengenai penerimaan mahasiswa baru mendapat perhatian khusus mengingat persaingan antarprogram studi yang semakin dinamis. Berbagai gagasan dibahas untuk meningkatkan daya tarik Prodi PTO sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut juga memberikan warna tersendiri. Ketua HIMATO, Slamet Riyadi, turut menyampaikan perspektif mahasiswa terkait proses pembelajaran, layanan akademik, serta pengembangan kegiatan kemahasiswaan.

Diskusi berlangsung interaktif dengan keterlibatan aktif dosen dan tenaga kependidikan. Berbagai pengalaman, gagasan, dan masukan menjadi bahan untuk menyusun langkah tindak lanjut yang lebih konkret.

Dwi Jatmoko menegaskan bahwa hasil kegiatan tersebut harus mampu diterjemahkan menjadi program kerja yang nyata dan terukur.

Karena itu, Capacity Building tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga membangun kesamaan visi seluruh tim Prodi PTO dalam mencapai target institusi.

Melalui kegiatan tersebut, Prodi Pendidikan Teknik Otomotif UMPWR berkomitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia, tata kelola, budaya mutu, dan kolaborasi. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan akademik sekaligus mendukung upaya mempertahankan predikat akreditasi unggul.