PURWOREJO,pelita.co,– Upaya memperkuat ketahanan pangan terus diwujudkan melalui langkah konkret di lapangan. Polres Purworejo bersama pemerintah desa dan kelompok tani melaksanakan penanaman jagung serentak di Desa Kalimiru, Kecamatan Bayan, Jumat (1/5/2026) sore.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimcam Bayan, termasuk Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo, Bagas Adi Karyanto, Kepala Desa Kalimiru Agung Yuli Priatmoko, serta perwakilan TNI AL.
Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra bersama jajaran turun langsung ke lahan seluas sekitar 0,8 hektare untuk memulai penanaman jagung varietas unggul Pertiwi-6. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Polres, Pemerintah Desa Kalimiru, dan Gapoktan Sidomaju.
Dalam kegiatan tersebut, petani juga diperkenalkan pada praktik pertanian ramah lingkungan melalui penggunaan pupuk organik berbahan kotoran kambing yang telah difermentasi selama tiga tahun. Metode ini diharapkan mampu meningkatkan kesuburan tanah sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Tak hanya fokus pada produksi, kegiatan ini juga menyentuh aspek kesejahteraan petani. Sebelum penanaman dimulai, dilakukan penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada sejumlah petani sebagai bentuk perlindungan kerja.
Perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Afifah Nurazizah, menyerahkan langsung kartu tersebut kepada para penerima. Program ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi petani dalam menjalankan aktivitasnya, terutama terkait risiko kecelakaan kerja dan jaminan masa depan.
Kapolres Purworejo menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung sektor pertanian sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan daerah. Ia menilai sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencapai kemandirian pangan.
Sementara itu, Kepala Desa Kalimiru Agung Yuli Priatmoko menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada para petani. Menurutnya, kehadiran aparat di tengah masyarakat menjadi motivasi tersendiri bagi warga untuk terus mengembangkan sektor pertanian.
Selain penanaman, bantuan sarana produksi juga disalurkan berupa pupuk NPK sebanyak 50 kilogram, pupuk urea 25 kilogram, serta 7 kilogram benih jagung unggul. Bantuan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan hasil panen ke depan.
Masyarakat Desa Kalimiru menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap program serupa dapat terus berlanjut, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus menjaga ketersediaan pangan di daerah.