Beranda News

Perkuat Literasi Siswa, UMP Gelar Pelatihan Inovatif di SMA Negeri 6 Purworejo

PURWOREJO,pelita.co,– Dalam rangka mendukung peningkatan mutu pendidikan di tingkat sekolah menengah, tim pengabdian dari Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) menggelar kegiatan pelatihan bertema “Penguatan Literasi Siswa melalui Pendekatan Inovatif” pada Senin, 17 Februari 2025. Kegiatan yang berlangsung di aula SMA Negeri 6 Purworejo ini diikuti oleh lebih dari 30 guru dari berbagai mata pelajaran.

Kegiatan pengabdian yang diketuai oleh Joko Purwanto, M.Pd. ini bertujuan membekali para guru dengan strategi dan pendekatan inovatif untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa, khususnya dalam hal membaca dan menulis.

Secara umum, kegiatan ini menargetkan peningkatan kesadaran guru terhadap pentingnya literasi sebagai fondasi pembelajaran lintas mata pelajaran, memperkenalkan pembelajaran literatif berbasis proyek dan teknologi, serta mendorong implementasi kegiatan literasi yang menyenangkan, kontekstual, dan berpusat pada siswa.

Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar literasi dan urgensinya di era pendidikan abad ke-21, strategi pengembangan budaya literasi di sekolah, penerapan literasi dalam kurikulum merdeka, serta contoh-contoh praktik inovatif. Beberapa pendekatan yang diperkenalkan antara lain pemanfaatan buku digital, jurnal reflektif siswa, literasi visual, hingga penggunaan media sosial sebagai sarana ekspresi dan publikasi karya siswa.

Kegiatan dikemas dalam bentuk ceramah interaktif dan diskusi kelompok kecil yang mendorong partisipasi aktif peserta. Para guru tampak antusias mengikuti sesi demi sesi yang disajikan secara dinamis dan aplikatif.

Dalam sambutannya, Joko Purwanto, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi dalam membangun sinergi dengan sekolah, khususnya dalam menghadapi tantangan rendahnya literasi di kalangan pelajar. Ia menegaskan pentingnya peran guru sebagai agen perubahan dalam menciptakan ekosistem belajar yang literat dan transformatif.

Para peserta menyambut baik kegiatan ini dan berharap pelatihan dapat berlanjut dalam bentuk pendampingan atau program lanjutan yang lebih terfokus pada praktik di kelas.