Beranda News

Peringatan HKN Ke- 61 Tingkat Kabupaten Manggarai Barat NTT Sukses Digelar Dan Berlangsung Meriah

Foto Bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Adrianus Ojo, Sekretaris Dinkes, Tarsisius Cai Dengan Peserta HKN Ke- 61 Usai Upacara Bendera Di Lapangan Golo Toro Pacar

MANGGARAI BARAT NTT, Pelita.co- Upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Republik Indonesia ke- 61 tahun 2025 tingkat kabupaten Manggarai Barat provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digelar di lapangan Golo Toro desa Pacar kecamatan Pacar berlangsung sukses dan meriah. Rabu 12 November 2025

Pegawai Dinas Kesehatan dan tenaga kesehatan dari seluruh Puskesmas se- kabupaten Manggarai Barat hadir mengikuti upacara tersebut

Kepala Dinas kesehatan kabupaten Manggarai Barat, Adrianus Ojo hadir sekaligus sebagai pembina upacara

Tampak hadir juga Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Barat, Tarsisius Cai, Pemerintah bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pacar, pihak Rumah Sakit Umum Komodo, pihak BPJS Kesehatan, para kepala desa, kepala sekolah, guru, anggota TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama serta tamu undangan lainnya

Para staf Dinkes Manggarai Barat bersama para tenaga kesehatan (nakes) dari seluruh puskesmas berada di barisan peserta upacara bersama siswa siswi SMA, SMP dan SD

Salah satu personil Polsek Macang Pacar bertindak sebagai Pemimpin upacara

Upacara yang dimulai PKL. 08.00 WITA ini berlangsung sukses. Meski hujan sempat turun di awal upacara tersebut namun peserta upacara tetap berada di barisan masing masing hingga upacara selesai

Paskibraka SMAN 2 Pacar yang mengenakan busana adat Manggarai berhasil menjalankan tugas mengibarkan bendera merah putih

Dalam upacara itu, Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Manggarai Barat, Adrianus Ojo selaku pembina upacara membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI

Mengawali pembacaan sambutan Menkes tersebut Adrianus terlebih dahulu meminta maaf karena Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat tidak dapat hadir

Adrianus mengatakan bahwa Bupati Edi Endi mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT di Kupang. Sementara Wabup Yulianus Weng menghadiri Rapat Paripurna di DPRD kabupaten Manggarai Barat

Dalam sambutan itu Menkes menyebutkan bahwa 84 juta anak Indonesia saat ini akan mencapai usia produktif di tahun 2045, tepat satu abad Indonesia merdeka. Hanya tinggal dua dekade tersisa untuk memastikan mereka tumbuh sebagai generasi yang sehat dan tangguh

Menkes menyebutkan bahwa program bidang kesehatan saat ini adalah bagaimana memperjuangkan yang sehat tetap sehat, tidak hanya memperjuangkan yang sakit jadi sehat

Tema Generasi Sehat, Masa Depan Hebat pada HKN ke 61 ini tambahnya adalah seruan yang mengingatkan kita bahwa kualitas kesehatan hari ini menentukan peradaban bangsa di masa mendatang

Usai upacara tersebut dilakukan penyerahan makanan gizi tambahan bagi ibu hamil berupa telur, kacang hijau dan susu

Bantuan sosial itu diserahkan oleh Kepala Dinas Kesehatan, Adrianus Ojo dan Sekretaris, Tarsisius Cai

Diwawancarai usai upacara tersebut, Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Manggarai Barat, Adrianus Ojo kembali menekankan tentang program kesehatan sebagaimana disebutkan dalam sambutan Menkes RI di mana tidak hanya fokus pada bagaimana yang sakit jadi sehat tetapi yang sehat tetap sehat

Berkaitan dengan itu pihaknya berupaya agar masyarakat dapat mengecek kesehatan secara gratis

Upaya itu dimaksudkan untuk mendeteksi dini penyakit di dalam tubuh seseorang sehingga dapat dicegah.Sehingga tagline “orang sehat tetap sehat” itu terwujud

Ia berharap para nakes terus semangat dan berkomitmen serta merubah pola pikir, mengingat tuntutan transformasi membutuhkan totalitas

“Harapannya, teman teman harus memiliki semangat dalam bekerja, harus memiliki komitmen, harus merubah cara berpikir karena tuntutan transformasi yang tadi disampaikan dalam sambutan itu membutuhkan totalitas teman teman nakes di lapangan, baik dari Dinas Kesehatan, Rumah Sakit maupun di pelayan primer” ujarnya

Lebih lanjut Ia jelaskan bahwa Dinas kesehatan dan  22 Puskesmas se kabupaten Manggarai Barat, Rumah Sakit Umum Komodo Labuan Bajo dan BPJS Kesehatan menghadiri upacara peringatan HKN ke- 61 ini

Terkait Bansos yang diberikan kepada ibu hamil, Ia jelaskan bahwa anggarannya bersumber dari para Donatur sebagai mitra dinas kesehatan kabupaten Manggarai Barat

Sementara itu, Kepala Puskesmas Pacar, Siprianus Jamat selaku ketua pelaksana sekaligus tuan rumah HKN tahun ini mengatakan bahwa kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama Dinas Kesehatan dan 22 Puskesmas se kabupaten Manggarai Barat serta pihak pihak yang menjadi mitra kerja sama Dinkes dalam pembangunan bidang kesehatan

Terkait sebagai tuan rumah penyelenggaraan HKN ini, Siprianus mengatakan bahwa itu merupakan bentuk penghargaan yang diberikan oleh Dinkes dan semua puskesmas

“Terkait kami sebagai tuan rumah, ini merupakan penghargaan yang diberikan oleh Dinkes dan teman teman puskesmas” ungkap pria asal Purek desa Pacar ini

Ia juga mengatakan bahwa suksesnya pelaksanaan HKN ini berkat dukungan pemerintah kecamatan Pacar bersama  Forkopimcam Pacar serta semua pihak

Ia berharap peristiwa peringatan HKN ini menjadi momentum refleksi dan rekoleksi

“Harapan saya untuk nakes di puskesmas Pacar dan nakes di kabupaten Manggarai Barat umumnya, peringatan HKN ini menjadi momentum untuk refleksi dan rekoleksi” ungkapnya

Refleksi menurutnya adalah bahwa nakes harus mampu melihat ke dalam diri sendiri sejauh mana yang sudah dilakukan hingga saat ini

Rekoleksi adalah bagaimana kebersamaan, mulai dari Dinkes, Puskesmas dan seluruh nakes mampu menggerakkan satu sama lain, saling mendukung agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat semakin hari semakin baik untuk mewujudkan Indonesia sehat, warga Mabar sehat khususnya warga masyarakat pacar sehat menuju Indonesia emas 2045

Upacara peringatan HKN ke- 61 ini dimeriahkan dengan berbagai atraksi dari siswa siswi SMAN 2 Pacar, SMPN 1 Pacar, SDK Pacar dan anak anak lingkungan sekitar Puskesmas Pacar seperti tari tarian dan puisi

Mereka mempertunjukan kecakapan mereka dengan sangat baik, bahkan yang lebih menakjubkan adalah tarian tarian membentuk tulisan HKN 61 dari SMPN 1 Pacar

Selain pertunjukan itu,  juga dilakukan pembacaan dan penyerahan piagam penghargaan bagi puskesmas atau perorangan yang berprestasi dalam menjalankan tugas dan program di bidang kesehatan

Ada 4 Kategori penghargaan yang diberikan dalam HKN tahun ini

Tiga orang nakes dari Puskesmas berbeda menerima piagam penghargaan atas semangat, komitmen dan tanggung jawab dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya, yaitu; Marselina Berti, Amd. Keb. (dari Puskesmas Werang), Elisabet Adamuliati, Amd.Kep. (puskesmas labuan bajo), Linda Fitri Wulandari, Amd. Kep

Puskesmas Werang, mendapat piagam penghargaan atas prestasi dan dedikasinya dalam upaya percepatan penurunan stunting sehingga berhasil mencapai tingkat stunting yang terendah selama 3 tahun terakhir (2022,2023,2024)

Puskesmas Wae Nakeng kecamatan Lembor mendapat piagam penghargaan atas inisiatif, kreativitas dan semangatnya dalam mengembangkan inovasi Gerakan Sisir Tuberkolosis (GESIT) dalam pencegahan dan penanggulangan TBC

Sedangkan Puskesmas Nanga Terang kecamatan Boleng menerima piagam penghargaan penyelenggaraan pelayanan kesehatan ibu dan anak sehingga tidak terjadi kematian ibu dan bayi di wilayah kerja puskesmas Nanga Terang selama tiga tahun terakhir (2022,2023,2024)

Kepala Puskesmas Wae Nakeng, Fransiska Ratnayati Babur, S.Farm sebagai salah satu Puskesmas peraih penghargaan itu mengatakan bahwa Puskesmas Wae Nakeng mendapat penghargaan berkaitan inovasi yang mereka lakukan dalam upaya penemuan kasus tuberkolosis di masyarakat

“Kami Puskesmas Wae Nakeng mendapat penghargaan berkaitan dengan inovasi yang kami lakukan di puskesmas Wae Nakeng yaitu GESIT atau Gerakan Sisir Tuberkolosis” ungkap Fransiska

Gerakan ini tambahnya adalah salah satu upaya yang mereka lakukan untuk meningkatkan cakupan penemuan kasus TB sekaligus melakukan upaya inovatif dalam melakukan investigasi kontak sebagai bagian dari upaya pengendalian, pencegahan dan pengobatan penyakit menular khususnya penyakit tuberkolosis

Lebih lanjut Ia jelaskan bahwa GESIT ini telah mereka lakukan sejak tahun 2022 lalu. Gerakan ini muncul kurang aktifnya upaya penemuan kasus TB saat itu yang kemudian mengharuskan mereka melakukan langkah inovatif dengan membentuk GESIT ini

Fransiska mengatakan bahwa selain tenaga dari Puskesmas, upaya penemuan kasus TB di masyarakat ini juga melibatkan Kader

Mengingat TB ini kata Fransiska adalah penyakit menular, maka pihaknya berkomitmen untuk mengeliminasi penyakit tersebut sebagaimana program kesehatan nasional

Ia berharap dengan adanya gerakan itu maka semakin banyak dan semakin cepat penyakit terdeteksi dini sehingga semakin cepat pula upaya pengendalian atau pencegahan serta pengobatan bagi penderita

“Harapan kami adalah dengan adanya gerakan inovasi ini semakin cepat dan banyak sakit yang kita tau semakin cepat juga kita melakukan pengendalian dan pengobatan bagi penderita, dengan demikian dari waktu ke waktu penyakit ini bisa dieliminasi” ujar Fransiska

Semangat kebersamaan dan kekompakan nampak terlihat di antara sesama para peserta HKN ini

Bahkan keakraban antara peserta dengan Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Manggarai Barat, Adrianus Ojo dan Sekretaris, Tarsisius Cai juga sangat baik,  tampaknya tidak ada sekat yang membatasi relasi antara mereka oleh karena jabatan yang diemban

HKN ini diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di seluruh pelosok daerah kabupaten Manggarai Barat

Kegiatan HKN ini ditutup dengan acara ramah tamah di aula serba guna paroki Pacar dilanjutkan dengan makan siang bersama

Para peserta mulai kembali ke tempat tugas masing masing sekitar PKL.13.00 WITA atau jam 1 siang

Keseluruhan pelaksanaan rangkaian kegiatan HKN ke- 61 tahun 2025 tingkat kabupaten Manggarai Barat ini berjalan aman dan lancar