News Percepat Pembangunan, Dinas Bina Marga Tambah Alat Berat

Percepat Pembangunan, Dinas Bina Marga Tambah Alat Berat

Percepat Pembangunan, Dinas Bina Marga Tambah Alat Berat
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang Menambah Lima Unit Alat Berat. (Dok Ist)

TANGERANG, Pelita.co – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang menambah lima unit alat berat untuk menunjang dan mempercepat di wilayah Kabupaten Tangerang.

Kelima jenis alat berat tersebut yakni seri 305.2 dengan merek Cutterpilar dari penyedia .

“Pengadaan alat berat (Excavator) ini menjadi tugas UPTD perbengkelan dalam meningkatkan pelayanan terhadap UPTD jalan dan jembatan maupun . Dengan datangnya alat ini, diharapkan dapat menambah kekuatan kita untuk penanganan yang bersifat darurat ataupun yang terprogram,” kata Kepala Bidang Sumber Daya Air pada DBMSDA, H.Dedi Sukardi.

Dia mengatakan, ketika alat berat jenis Excavator itu tiba, pihak Dinas BMSDA langsung melakukan pengecekan fisik dan teknis. Dimana hal itu bertujuan untuk melihat kondisi fisik dan mesin alat berat tersebut. Sehingga, ketika alat berat digunakan tidak akan ditemui masalah.

Baca juga :  Sebanyak 162 Siswa Ikuti LKS Tingkat SMK Se Kabupaten Purworejo

“Tipe ini memiliki kekuatan menggali 3670 mm, dirasa sangat cukup untuk menunjang perbaikan jalan dan gorong gorong di Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Percepat Pembangunan, Dinas Bina Marga Tambah Alat Berat
Excavator. (Dok Ist)

Ia berharap, dengan adanya penambahan alat berat tersebut dapat memberikan semangat untuk para pekerja dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Mengingat saat ini sedang memasuki musim penghujan, bagi para pekerja saya mohon dapat bekerja lebih maksimal lagi. Alat berat ini nantinya akan digunakan untuk menormalisasikan drainase agar aliran air bisa lebih lancar, sehingga kedepannya dapat menjadi solusi dalam penanganan banjir,” jelasnya.

“Lanjutnya, kami juga berharap bahwa masyarakat bisa turut berpartisipasi untuk tidak membuang sampah ke sungai serta tidak membangun bangunan di garis sempadan sungai dan menutup atas drainase yang sudah kita bangun, karena ini menyebabkan timbulnya bahaya banjir,” imbaunya.