Beranda News

Pengerjaan RKB Dan Fasilitas Lain SMPN 2 Wae Rii Kabupaten Manggarai Hampir Rampung

Progres Pembangunan Sejumlah Fasilitas Baru SMPN 2 Wae Rii Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai NTT

MANGGARAI NTT, Pelita co- Pengerjaan dua Ruangan Kelas Baru (RKB), satu ruangan Unit Kesehatan Sekolah (UKS), dua kamar toilet dan rehabilitasi satu ruangan Laboratorium Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Wae Rii kabupaten Manggarai provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) hampir selesai

Kondisi itu dikonfirmasi Kepala SMPN 2 Wae Rii, Yulius Eric Pery, S.Pd

Melalui pesan WhatsApp nya pada Jumat 21 November 2025 Eric mengungkapkan bahwa pengerjaan sejumlah fasilitas tersebut mencapai 80 persen

“Pembangunannya baru masuk 80 persen. Sekarang pengerjaan jendela, pintu dan keramik” ungkap Eric kepada media ini melalui pesan WhatsApp pada Jumat sore 22 November 2025

Ia memastikan pekerjaan itu akan selesai pada awal Desember tahun ini

“Awal Desember sudah tuntas” ungkap Eric

Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan tersebut selama 120 hari kerja sejak 10 Agustus 2025

Pembangunan ini terealisasi melalui dana revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tahun anggaran 2025 senilai 1,2 miliar rupiah lebih

Dalam pemberitaan media ini sebelumnya, Kepala SMPN 2 Wae Rii, Eric Pery mengatakan bahwa tambahan dua RKB tersebut sangat membantu kelancaran pelaksanaan KBM yang selama ini terpaksa dilaksanakan di sesi yaitu pagi dan siang

Jika RKB itu sudah selesai dibangun maka KBM siang akan ditiadakan

Peniadaan KBM siang hingga sore hari itu kata Eric akan mulai diterapkan pada semester 2 tahun pelajaran 2025/2026

“Dengan adanya tambahan dua ruang kelas ini maka di semester depan kami tidak ada lagi sekolah sore, semuanya sekolah pagi” ungkap Eric ketika itu

Keberadaan ruangan UKS juga akan sangat membantu dalam menangani siswa siswi yang mengalami sakit atau pingsan saat berada di sekolah

Demikian juga tambahan 2 kamar toilet. Ke depan kata Eric akan dipisahkan antara toilet pria dan wanita

Sebelumnya SMPN 2 Wae Rii mengalami kekurangan ruangan kelas, kamar toilet serta ketiadaan ruangan UKS. Akibatnya sekolah harus menerapkan kebijakan yang bersifat antisipatif

Pelaksanaan KBM terpaksa harus dilaksanakan dua sif yaitu pagi dan siang. Kondisi ini berlangsung dari tahun ke tahun

Selain itu, akibat jumlah kamar toilet yang minim terpaksa pria dan wanita menggunakan toilet yang sama tanpa dipisahkan

Penanganan siswa siswi yang sakit atau pingsan juga tidak maksimal karena tidak memiliki fasilitas penunjang seperti ruangan UKS

Di sisi lain Sumber Daya untuk UKS itu sendiri telah disiapkan di mana salah satu guru selesai mengikuti penguatan kapasitas pembina UKS

Kekurangan ini telah dijawab pemerintah melalui Kemendikdasmen

Bantuan itu diperoleh melalui perjuangan ekstra keras Eric Pery selaku Kepala sekolah bersama para guru melalui kerja sama Dinas PPO kabupaten Manggarai

Dalam pemberitaan sebelumnya juga Eric menyampaikan terima kasihnya kepada Kemendikdasmen dan Dinas PPO