Beranda News

Pelaksana Proyek Klarifikasi Pembangunan TRK SMPN 4 Curug: Sudah Dibongkar dan Diperbaiki Sesuai Standar

Pondasi pembangunan tambahan ruang kelas SMPN 4 Curug Kembali di bongkar (Rabu 04-06-2025)

TANGERANG,Pelita.co – Menanggapi sorotan publik dan pemberitaan yang sempat viral terkait pelaksanaan pembangunan Tambahan Ruang Kelas (TRK) di SMP Negeri 4 Curug, Kabupaten Tangerang, pihak pelaksana proyek akhirnya angkat bicara. Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 1,46 miliar dari APBD tersebut kini telah dibongkar dan ditata ulang sesuai dengan ketentuan teknis yang berlaku.

Sorotan muncul setelah beredarnya dokumentasi proses pembangunan yang menunjukkan metode pemasangan pondasi tapak besi atau model ceker ayam yang dilakukan secara manual, serta penggunaan campuran adukan kering dari pasir dan semen. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan kualitas konstruksi dan ketahanan bangunan yang dibangun dari anggaran negara.

Beni, selaku pelaksana proyek dari CV. Bintang Maha Putra, memberikan klarifikasi bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi dan perbaikan total terhadap pekerjaan yang tidak sesuai teknis tersebut.

“Pas waktu pengecoran itu di luar kontrol saya, mungkin karena pekerja tidak menyampaikan kendala di lapangan atau tidak berkonsultasi terlebih dahulu mengenai bagaimana teknis yang harusnya dijalankan,” ujar Beni kepada wartawan.Rabu 04-06-2025

Lebih lanjut, Beni menegaskan bahwa begitu pihaknya mengetahui adanya ketidaksesuaian, langkah korektif langsung diambil.

“Kami tidak menutup mata. Begitu mengetahui adanya kesalahan dalam proses teknis, kami langsung membongkar dan melakukan penataan ulang. Saat ini, pekerjaan sudah dilanjutkan dengan metode yang sesuai standar teknis konstruksi,” tambahnya.

Beni juga memastikan bahwa proyek tetap mengutamakan kualitas dan keselamatan, serta diawasi ketat agar tidak terjadi kesalahan serupa ke depannya.

“Kami bertanggung jawab penuh terhadap mutu pekerjaan. Kami pastikan seluruh proses pembangunan ke depan berjalan sesuai dengan perencanaan teknis dan arahan dari konsultan pengawas maupun dinas terkait,” tutupnya.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan publik dapat memperoleh informasi yang berimbang serta memahami bahwa pihak pelaksana telah mengambil langkah cepat dan tepat dalam menangani persoalan yang sempat mencuat tersebut.

Dengan adanya evaluasi ini, Ketua Umum LSM LipanHam, Darusamin mengapresiasi pihak dinas yang telah cepat tanggap dalam menindak lanjuti adanya laporan kesalahan teknis ini.

“Saya apresiasi kinerja Dinas Pendidikan yang begitu cepat tanggap terhadap laporan masyarakat, mudah mudahan ke depan pembangunan di Kabupaten Tangerang semakin baik” ucapnya. Rabu (4/6)

Kata Darus, ini harus jadi perhatian bagi semua kontraktor, bahwasanya jangan terlalu percaya sama mandor di lapangan, sekali waktu harus turun ke lokasi proyek, biar tau kinerja anak buahnya.