Beranda News

PDAM Perwitasari Purworejo Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat Sekitar

PURWOREJO, pelita.co – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Perwitasari Purworejo menunjukkan komitmennya terhadap kepedulian sosial dan kebersamaan dengan menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat. Tahun ini, PDAM menyalurkan dua ekor sapi dan satu ekor kambing sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan.

Penyaluran dilakukan langsung oleh manajemen dan karyawan PDAM kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kantor pusat PDAM serta sejumlah wilayah pelayanan lainnya. Pada Jumat (6/6), telah dilakukan pemotongan satu ekor sapi dan satu ekor kambing, sementara satu ekor sapi lainnya direncanakan akan disembelih pada Minggu mendatang di Masjid Grabag, Kecamatan Grabag, Kabupaten Purworejo.

Direktur PDAM Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo, ST., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian PDAM terhadap lingkungan sekitar, sekaligus upaya untuk mempererat hubungan antara Karyawan PDAM dan masyarakat.

“Dari pemotongan satu ekor sapi, kami memperkirakan dapat menghasilkan sekitar 200 kantong daging. Jika ditotal dengan satu ekor sapi tambahan dan kambing, kami menargetkan sekitar 400 kantong daging sapi bersih dan 20- 30 Katong daging kambing,” ungkap Hermawan.

Daging kurban tersebut dibagikan kepada warga di sekitar kantor PDAM, serta disalurkan ke sejumlah masjid di wilayah layanan PDAM, termasuk Grabag dan Butuh. Pembagian daging dilakukan dengan sistem kupon yang telah didistribusikan oleh para kepala cabang PDAM di masing-masing wilayah, sehingga proses penyaluran berjalan tertib dan merata.

Yang menarik, tahun ini PDAM mengambil pendekatan baru dalam pelaksanaan kurban. Jika pada tahun-tahun sebelumnya daging kurban disalurkan melalui pondok pesantren, kali ini kegiatan dilaksanakan langsung sendiri oleh jajaran manajemen dan karyawan PDAM.

“Kami ingin ada keterlibatan langsung dari internal PDAM. Ini bukan hanya soal berbagi daging, tetapi juga momen membangun kekompakan dan kerja sama tim di antara karyawan,” ujar Hermawan.

Ia menambahkan bahwa satu ekor kambing yang dikurbankan merupakan hasil inisiatif dan swadaya dari para karyawan, sebagai bentuk partisipasi dan kepedulian sosial yang tumbuh dari dalam lingkungan kerja sendiri.

PDAM juga merencanakan bahwa pada tahun-tahun mendatang, wilayah-wilayah seperti Grabag, Butuh, hingga kemungkinan ke Ngombol akan menjadi titik konsentrasi utama dalam program kurban, sejalan dengan strategi memperluas jangkauan pelayanan air bersih dan penguatan hubungan sosial di daerah layanan.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa PDAM bukan hanya sekadar penyedia layanan air bersih, tetapi juga mitra masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik,” tambah Hermawan.

Ia berharap kegiatan ini menjadi awal dari tradisi baru yang tidak hanya membawa berkah kepada masyarakat, tetapi juga membentuk karakter pelayanan yang lebih humanis dan profesional di kalangan karyawan PDAM.

“Semoga dengan kegiatan ini, rezeki kita semua semakin dilancarkan, pelayanan PDAM semakin baik, jumlah pelanggan bertambah, dan eksistensi PDAM semakin dikenal serta dipercaya oleh masyarakat luas,” pungkasnya.