Beranda News

Mayjend Husein Sagaf Tinjau Penanganan Sampah di Purworejo, Dorong Strategi Sirkular Ekonomi

PURWOREJO, Pelita.co – Permasalahan sampah masih menjadi tantangan serius di Indonesia dan kini menjadi salah satu isu nasional. Dalam upaya mempercepat penanganan sampah, Mayor Jenderal TNI Husein Sagaf, S.H., selaku Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat Bidang Kawasan Khusus dan Lingkungan Hidup, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Rabu (13/08/2025).

Rombongan dari Mabes TNI disambut langsung oleh Bupati Purworejo, bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan (DLH) Purworejo Wiyoto Harjono, S.T., Plt Sekda Purworejo, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan perwakilan Dinas PUPR. Kunjungan diawali dengan pertemuan di Pendopo Kabupaten Purworejo, kemudian dilanjutkan peninjauan ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Dalam paparannya, Mayjen TNI Husein Sagaf menegaskan bahwa Indonesia saat ini menghadapi tantangan besar dalam pengelolaan sampah. Berdasarkan data yang ia sampaikan, Indonesia merupakan penghasil sampah terbesar kelima di dunia dengan timbunan mencapai 175 ribu ton per hari atau sekitar 64 juta ton per tahun. Namun, sampah yang berhasil masuk ke TPA baru sekitar 69 persen, sementara sisanya masih belum tertangani dengan baik.

“Selama ini pengolahan sampah masih fokus di hilir, di TPA. Ke depan, strategi pengelolaan sampah harus digeser ke hulu, dimulai dari rumah tangga, serta di tengah, yakni di tingkat desa dan kelurahan,” ujar Mayjen Husein Sagaf.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Mabes TNI mendorong penerapan strategi sirkular ekonomi dalam pengelolaan sampah, yakni mengoptimalkan pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai ekonomi. Menurutnya, ada tiga pilar utama yang harus diperkuat yakni
Implementasi teknologi dalam pengolahan sampah, Pemberdayaan masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya, dan Pengembangan pasar produk daur ulang agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala DLH Purworejo Wiyoto Harjono, S.T. mengapresiasi langkah Mabes TNI yang turut berperan dalam penanganan sampah.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Mabes TNI yang ikut terlibat dalam persoalan sampah. Selama ini TNI banyak berperan di sektor strategis seperti pertanian dan perkebunan. Sekarang, perhatian terhadap persampahan menjadi bukti nyata adanya konsern dari Kepala Staf Angkatan Darat,” ungkap Wiyoto saat ditemui Jumat (22/8/2025).

Wiyoto menambahkan, kondisi penanganan sampah di Purworejo saat ini sudah memasuki tahap darurat sehingga diperlukan kolaborasi lintas sektor. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menyusun studi kelayakan terkait pengelolaan sampah berbasis sirkular ekonomi. Studi tersebut akan mencakup aspek teknis, ekonomi, dan sosial untuk memastikan program berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Penanganan sampah ini tidak cukup hanya dengan menyediakan alat. Kita butuh perencanaan yang matang, termasuk dukungan pemerintah pusat, investasi pihak ketiga, dan partisipasi masyarakat,” tambahnya.

Kunjungan Mabes TNI ke Purworejo ini merupakan bagian dari agenda nasional untuk memperkuat strategi pengelolaan sampah di daerah. Ke depan, diharapkan sinergi antara pemerintah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat dapat mempercepat terwujudnya Indonesia Bersih Sampah melalui pendekatan teknologi modern, ekonomi sirkular, dan pemberdayaan masyarakat.