PURWOREJO, pelita.co,-Untuk menghadapi Lomba Kompetensi Siswa (LKS) mata lomba Teknik Otomotif Mobil, tingkat provinsi yang akan berlangsung beberapa minggu lagi di Solo Raya, SMKN 6 Purworejo telah mempersiapkan siswanya bernama Muhammad Rizki Aziz kelas 12 Jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) yang mewakili Kabupaten Purworejo dalam mata lomba Teknik Otomotif Mobil.
Saat ditemui di ruang kerjanya, Budiyono yang juga Ketua MKKS SMK Kabupaten Purworejo menjelaskan bahwa, LKS tingkat provinsi akan digelar di Solo Raya pada tanggal 28 hingga 30 April mendatang.
“LKS kali ini Purworejo mengirimkan 30 wakil dari SMK negeri maupun swasta yang juara di LKS tingkat Kabupaten. Adapun lokasi lomba diadakan di karisidenan Surakarta yakni Solo, Sragen, Wonogiri, juga ada di Salatiga,” jelas Budiyono Rabu (9/4/2025).
Untuk persiapan siswanya menghadapi LKS Provinsi, Budi mengatakan bahwa ia telah mulai latihan awal masuk hari ini setelah libur puada dan lebaran. “Sebenarnya sebelum libur sekolah kita juga sudah melakukan latihan tapi belum maksimal,” terangnya.
Saat ini waktu lomba sudah dekat sekitar dua minggu, dengan waktu yang tersisa ini harus maksimal berlatihnya. Ia juga menyadari, kompetisi dari 34 kota/kabupaten lainnya tidaklah ringan. Mereka juga sama-sama berlatih secara intens serta disiplin agar dapat meraih juara.
“Guru pembimbing sudah kami beri wewenang agar siswa fokus belajar dan kami berharap bisa mendapat juara, minimal sama dengan sebelumnya, bahkan bisa lebih, sehingga membawa nama baik sekolah,” harap Budiyono.
Budiyono yang juga selaku Ketua MKKS SMK, menghimbau kepada seluruh kepala sekolah kejuruan yang siswanya mewakili LKS provinsi agar memberi support kepada guru pendamping dan pembimbing serta para siswa dilatih semaksimal mungkin agar dapat membawa hasil baik.
“Kalau juara dan hasilnya baguskan akan bertambah siswa, secara tidak langsung ini juga promosi karena LKS merupakan event yang bagus untuk menunjukkan keunggulan atau kebanggaan sekolah dan LKS membawa nama baik sekolah,”terangnya.
Untuk target, memang ada. Tapi tidak muluk-muluk. “Paling tidak ada wakilnya yang maju ke tingkat nasional,” pungkasnya.