Beranda News

MA An Nawawi Berjan Dorong Pendidikan Berkualitas Lewat Empat Program Inovatif Madrasah

PURWOREJO, pelita.co — Madrasah Aliyah  (MA) An- Nawawi Berjan, Purworejo, mengadakan kegiatan sosialisasi program kerja madrasah kepada para wali siswa dan komite madrasah, Selasa (22/7/2025).
Kegiatan yang berlangsung di aula madrasah ini dihadiri oleh perwakilan wali siswa dari kelas X, XI, dan XII,  jajaran pimpinan madrasah, komite madrasah, serta perwakilan dari pondok pesantren putra dan putri yang menjadi mitra strategis madrasah.

Sosialisasi ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk menyampaikan secara langsung program-program madrasah selama satu tahun ke depan. Kegiatan ini juga menjadi ajang dialog dan keterbukaan antara pihak madrasah dengan orang tua siswa, sekaligus memperkuat sinergi antara pendidikan formal dan nonformal, terutama dalam konteks madrasah yang terintegrasi dengan pesantren.

Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, Lailatul Machsunah, M.Pd., yang didampingi Suliyah, M.Pd selaku Waka Humas,  menyampaikan bahwa sosialisasi ini dapat disamakan dengan model rapat komite seperti di sekolah umum. Namun, karena berbasis madrasah, penyampaian program juga melibatkan aspek keagamaan, kesiswaan, pondok pesantren, dan pengembangan keterampilan berbasis karakter.

“Acara ini menjadi momen penting untuk menyampaikan arah kebijakan madrasah ke depan. Semua lini kami hadirkan dari bidang kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana, hingga kerja sama dengan pondok. Harapannya orang tua memahami dan ikut mengawal proses pendidikan anak-anaknya,” jelasnya.

Suliyah, M.Pd selaku Waka Humas menambahkan bahwa dalam kesempatan ini,  madrasah menyampaikan empat program unggulan yang dikembangkan secara khusus untuk menjawab tantangan pendidikan era digital dan kebutuhan masa depan siswa. Empat program tersebut adalah,

1. Program Digitalisasi Manajemen Pendidikan.
MAN Nawawi Berjan menjadi salah satu madrasah yang cukup progresif dalam pemanfaatan teknologi. Melalui aplikasi Simanawa (Sistem Informasi MA An-Nawawi) yang telah dikembangkan sejak 2022, manajemen madrasah kini sepenuhnya berbasis digital.

Melalui aplikasi ini, wali siswa dapat memantau kehadiran harian anak, melihat rekap presensi bulanan, prestasi, jadwal kegiatan, hingga status pembayaran administrasi. Transaksi keuangan bahkan bisa dilakukan secara digital menggunakan e-wallet.

Tak hanya untuk siswa, guru pun mulai tahun ajaran ini tidak lagi menggunakan perangkat pembelajaran berbasis kertas. Semua administrasi guru—mulai dari RPP, jurnal, hingga evaluasi—sudah diunggah secara digital melalui sistem. Jelasnya.

2. Program Pengembangan Kelas Internasional
MA An- Nawawi Berjan juga memperkenalkan program kelas internasional yang mulai diproyeksikan di kelas MAPK (Madrasah Aliyah Program Keagamaan). Kelas ini menggunakan pendekatan bilingual, dengan penggunaan bahasa Arab dan Inggris dalam proses pembelajaran.

“Beberapa siswa dari kelas MAPK sudah berhasil diterima di universitas luar negeri, terutama di Timur Tengah seperti Mesir. Ini menunjukkan bahwa potensi mereka sangat layak untuk dikembangkan dalam kelas internasional,” terang Suliyah.

3. Program Kelas Vokasi untuk Pendidikan Keterampilan
Memahami bahwa tidak semua siswa akan melanjutkan ke perguruan tinggi, madrasah mulai mengembangkan kelas vokasi yang mengarahkan siswa pada keterampilan praktis dan wirausaha.

Saat ini, program masih terintegrasi dalam kegiatan ekstrakurikuler, namun ke depan akan dibentuk kelas khusus dengan kapasitas sekitar 36 siswa. Salah satu program vokasi yang sudah berjalan adalah seni kriya, seperti pembuatan kerajinan tangan dan produk kreatif yang bernilai jual.

“Ke depan, kelas vokasi akan mencakup bidang sablon, desain grafis, dan keterampilan lainnya. Ini akan menjadi bekal konkret bagi siswa untuk mandiri setelah lulus,” tambahnya.

4. Program Kelas Digital
Sebagai respons terhadap era digital, MA AN Nawawi juga mengembangkan kelas digital, yang seluruh aktivitas pembelajarannya berbasis perangkat elektronik. Meski masih dalam tahap perintisan, rencananya kelas ini akan dilengkapi dengan perangkat tablet untuk menunjang pembelajaran yang lebih interaktif dan efisien.

“Masih kami godok bersama tim kurikulum dan kesiswaan. Kami ingin pastikan seluruh sistem siap sebelum diterapkan penuh,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh Ketua Komite Madrasah dan perwakilan dari pondok pesantren yang selama ini menjadi mitra pendidikan MA An- Nawawi Berjan. Keduanya menyatakan dukungan penuh terhadap program-program inovatif yang disampaikan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala MA An Nawawi Berjan, H. Sahlan, S.Ag., M.S.I., dalam sambutannya menegaskan pentingnya transparansi dan komunikasi terbuka antara madrasah dan wali siswa. Keberadaan aplikasi Simanawa menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut.

Dengan semangat kolaborasi antara madrasah, pondok pesantren, wali siswa, dan komite, MA An Nawawi Berjan menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan pendidikan terbaik. Sosialisasi ini menjadi titik awal dari perjalanan panjang madrasah dalam membangun sistem pendidikan yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada masa depan.

“Program ini bukan hanya milik madrasah, tapi milik kita semua. Karena pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab sekolah, tapi juga keluarga dan lingkungan. Dengan komunikasi yang baik, insyaAllah semua akan berjalan lebih ringan dan terarah,” pungkas Sahlan.