Beranda News

Gedung Sekolah Mangkrak di Pakuhaji Disulap Lagi, Rehabilitasi Habiskan Rp1 Miliar APBD

Rehabilitasi Gedung Sekolah Mangkrak di Kp Sugri Desa Surya Bahari Kecamatan Pakuhaji Kabupaten Tangerang,(dok ist)

‎TANGERANG,Pelita.co – ‎Gedung sekolah yang dibangun dengan dana miliaran rupiah di Kampung Sugri, Desa Surya Bahari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, justru berubah jadi bangunan mangkrak. Bukannya dimanfaatkan untuk sarana belajar-mengajar, fasilitas pendidikan itu malah terbengkalai hingga mengalami rusak parah. Ironisnya, kini pemerintah kembali menggelontorkan dana Rp1 miliar dari APBD hanya untuk merehabilitasinya.

‎Gedung baru tersebut sejatinya diperuntukkan bagi SDN Buaran Mangga 4 yang hingga kini masih menumpang di SDN Buaran Mangga 2. Pembangunannya dimulai sekira tahun 2020, namun sejak rampung tidak pernah digunakan. Kondisi bangunan di atas lahan hampir 1 hektare itu kian memprihatinkan, dengan kusen, atap, plafon, hingga pintu mengalami kerusakan parah akibat lama terbengkalai.

‎Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pendidikan pun kembali turun tangan dengan melakukan rehabilitasi. Tak tanggung-tanggung, dana sebesar Rp1 miliar dari APBD Tahun Anggaran 2025 digelontorkan. Proyek ini dipercayakan kepada CV Sahabi Jaya Mandiri dengan masa pelaksanaan 90 hari kalender.

‎Namun, kebijakan ini menuai sorotan tajam. Aktivis Pantura, Marsin, menilai rehabilitasi gedung mangkrak itu menunjukkan lemahnya perencanaan pembangunan sejak awal.

‎ “ Seandainya sejak awal gedung yang sudah dibangun itu langsung dimanfaatkan untuk sarana belajar-mengajar, tentu tidak perlu rehab. Anggaran yang besar ini seharusnya bisa dialihkan untuk kebutuhan lain yang lebih mendesak. Saya melihat sejak awal memang tidak ada perencanaan serius. Kalau sudah selesai dibangun tapi tidak digunakan, lalu dibiarkan rusak, dan kini pemerintah kembali menggulirkan dana untuk rehabilitasi, itu jelas bentuk pemborosan,” tegas Marsin. Rabu 20-08-2025

‎Kasus ini menjadi tamparan keras bagi Pemkab Tangerang agar lebih transparan dan serius dalam perencanaan pembangunan. Jangan sampai anggaran yang bersumber dari pajak rakyat terus dihabiskan untuk proyek yang hanya menjadi monumen pemborosan.

‎Hingga berita ini di publikasikan,Saat di konfirmasi belum ada tanggapan resmi dari dinas pendidikan kabupaten Tangerang.