PURWOREJO, pelita.co – Dalam upaya meningkatkan sistem pengelolaan keuangan dan pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang bersama sejumlah kepala puskesmas dan pengelola keuangan puskesmas se-Kabupaten Malang melakukan kunjungan kaji banding ke Pemerintah Kabupaten Purworejo, Rabu (18/6/2025). Kegiatan berlangsung di Ruang Arahiwang, Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo.
Rombongan diterima langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo, Drs R Achmad Kurniawan Kadir, MPA, didampingi Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo, dr Tolkha Amaruddin Sp.THT MKes.
Dalam sambutannya, Pj Sekda menyampaikan bahwa pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) memberikan fleksibilitas dalam menerapkan praktik bisnis yang sehat demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Pola ini menjadi pengecualian dari ketentuan pengelolaan keuangan daerah pada umumnya, sehingga sangat penting dikelola secara transparan, akuntabel, dan profesional,” jelasnya.
Ia menambahkan, sejak tahun 2021, Kabupaten Purworejo telah menerapkan sistem e-BLUD pada 29 unit layanan, terdiri atas 27 puskesmas dan 2 rumah sakit.
“Alhamdulillah, penerapan e-BLUD sangat membantu dalam penyusunan laporan keuangan yang lebih akurat, tepat waktu, dan sesuai regulasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa e-BLUD juga merupakan bagian dari komitmen Pemkab Purworejo dalam menerapkan prinsip-prinsip good governance dan meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.
“Kami berharap kegiatan kaji banding ini menjadi ruang untuk saling belajar dan berbagi praktik baik, serta mempererat kerja sama antar daerah. Semoga apa yang diperoleh dari kunjungan ini memberikan kontribusi positif bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Malang,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Ivan Drie MM RS, menyampaikan bahwa pihaknya ingin mendalami proses perencanaan, implementasi, hingga kendala yang dihadapi dalam penerapan e-BLUD di Kabupaten Purworejo.
“Kami juga ingin mengetahui apakah sistem e-BLUD ini sudah terintegrasi dengan SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah). Jika sudah, kami bisa bersinergi agar pelaporan keuangan lebih efektif dan efisien,” ujarnya.