Beranda News

Dua Di Antara 652 Penerima SK CPNS Di Kabupaten Manggarai Adalah Guru Dari SMK Swasta Indonesia Timur

Yosefina Regina Klau, S.Psi (kiri) Dan Antonius Ronaldo Adiputra, S.AK (kanan)

MANGGARAI NTT, Pelita.co- Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup Pemerintah kabupaten Manggarai NTT yang lolos seleksi tes CPNS tahun 2024 lalu telah menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dan Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT)

SK dan SPMT itu secara simbolis diserahkan oleh bupati Manggarai, Herybertus Nabit dan wakil bupati, Fabianus Abu kepada tiga orang perwakilan CPNS, di gedung Manggarai Convention Center (MCC) Ruteng, Jumat, 13 Juni 2025

Hadir dalam kesempatan itu, Sekda Fansy Jahang, para pimpinan OPD lingkup Pemkab Manggarai, kepala Bank NTT, kepala BPJS serta undangan lainnya

Dua orang di antara 652 CPNS tersebut adalah guru yang sebelumnya mengajar di SMK Indonesia Timur, sekolah swasta yang berada di bawah naungan Yayasan Indonesia Timur (IT) bersama Sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) St. Antonius

Keduanya adalah Antonius Ronaldo Adiputra, S,AK atau yang biasa disapa Ronald dan Yosefina Regina Klau, S.Psi yang akrab disapa Feny

Ronald dan Feny merupakan saudara sepupu yang sama sama telah lama mengabdi sebagai pendidik di sekolah yang berada Karot kecamatan Langke Rembong tersebut

Setelah lulus seleksi CPNS tahun 2024 lalu, kini Ronald bertugas di kantor Badan Keuangan Dan Aset Daerah kabupaten Manggarai usai mengantongi SK

Sementara Feny bertugas di kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak kabupaten Manggarai

Di sana Feni sebagai staf penata kelola pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak

Selain Ronald dan Feni, satu orang guru lain yang juga sebelumnya mengabdi sebagai guru di SMK IT, Priska Berliana Madul, S.Keb juga telah lulus menjadi CPNS

Namun Priska mengabdi di Rumah Sakit Komodo Labuan Bajo kabupaten Manggarai Barat NTT

Diwawancarai usai menerima SK tersebut, Feny mengungkapkan rasa bangganya

“Perasaanya senang dan bangga karena penantian panjang sudah membuahkan hasil” ungkapnya

Ia mengungkapkan bahwa kesuksesannya lulus menjadi seorang CPNS dicapai melalui perjuangan yang tidak mudah

Usaha dan semangat belajar yang tinggi telah mengantarnya menyandang status CPNS

Feny bahkan mengaku menggunakan berbagai platform sosial media seperti tiktok, youtube dan juga grup telegram untuk belajar

Kurang lebih 3,5 tahun mengabdi sebagai guru di SMK Indonesia Timur diakuinya sebagai pengalaman luar biasa, di mana di sekolah tersebut Ia mendapatkan informasi dan pengetahuan tentang kondisi anak anak Manggarai

“Saya menjadi guru di SMKS Kesehatan Indonesia Timur 3,5 tahun. Dengan pengalaman ini saya mendapatkan informasi terkait kondisi anak-anak di Manggarai khususnya para pelajar” ujarnya

Hal ini menurutnya menjadi bekal, sebab Dirinya memiliki kepedulian tinggi terhadap perkembangan anak

Feny berharap kehadirannya sebagai ASN baru dapat membantu pemerintah mengoptimalkan pelaksanaan program yang sudah dicanangkan

Yang terpenting tambahnya semakin banyak anak di Manggarai yang hak-haknya terpenuhi

Ia menyadari capaiannya itu adalah buah dari perjuangan serta dukungan banyak pihak

“Saya berterima kasih atas semua bentuk dukungan dari orang tua, keluarga dan tempat mengabdi saya sebelumnya karena sudah membantu saya menyiapkan diri secara mental untuk mengabdi sebagai pelayan publik di Manggarai tercinta” tutupnya

Sementara itu, ketua Yayasan Indonesia Timur, Drs. Adrianus Patma, M.Kes mengatakan bahwa Dirinya bangga atas kelulusan tiga orang mantan gurunya tersebut

“Yang pasti saya selaku ketua Yayasan merasa bangga atas kelulusan tiga orang menjadi CPNS yang sebelumnya mengabdi di sekolah saya (UIT)” ungkap Adi Patma

Adi Patma mengatakan bahwa yayasan mengizinkan semua guru SMK Indonesia Timur maupun SMPK St. Antonius untuk mengikuti seleksi CPNS

Hal itu menurutnya adalah demi masa depan mereka yang lebih baik sehingga bisa mengatur dan menghidupi keluarga mereka menjadi lebih layak

Untuk mengganti tiga orang yang telah lulus CPNS itu yayasan IT akan merekrut guru baru

Sebelumnya juga kata Adi Patma, ada 7 orang guru SMK Indonesia Timur dan guru SMPK St. Antonius yang lulus tes PPPK

Ketua Yayasan Indonesia Timur yang juga merupakan mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai ini mengucapkan profisiat kepada tiga orang mantan gurunya yang kini telah menjadi CPNS

“Atas nama Yayasan, SMK Indonesia Timur dan SMPK St. Antonius saya ucapkan profisiat kepada guru guru kami yang telah menjadi CPNS” ungkap Adi Patma

Ia berharap mantan gurunya tersebut dapat mengabdi dengan penuh tanggung jawab dan profesional