PURWOREJO, pelita.co – Dua calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, terpaksa dipulangkan dari Asrama Haji Donohudan, Boyolali, setelah dinyatakan tidak layak terbang ke Arab Saudi oleh tim medis.
Kedua CJH tersebut adalah Harjo Taruno Soemo (84) dari Kecamatan Pituruh, peserta Kloter 89, dan Latifah Abdul Hamid (95) dari Kecamatan Purworejo, peserta Kloter 90. Latifah diketahui sebagai jemaah haji tertua dari Purworejo pada musim haji 2025 ini.
Menurut Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Purworejo, H. Herman Susilo, keduanya dinyatakan tidak layak untuk terbang oleh Tim Kesehatan KKP Embarkasi Solo.
“Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, keduanya mengalami dimensia dan memiliki tingkat ketergantungan tinggi, sehingga tidak memenuhi batas ambang kemandirian yang disyaratkan bagi jemaah haji,” ujar Herman, Kamis (29/5/2025).
Dijelaskan pula bahwa sebelumnya ada enam jemaah lain yang sempat dirujuk ke rumah sakit, namun berhasil kembali ke kelompok keberangkatan (kloter). Namun, kondisi Mbah Harjo dan Mbah Latifah tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan.
Setelah dipulangkan ke Kabupaten Purworejo, keduanya masih diberi kesempatan menunaikan ibadah haji pada tahun 2026, dengan syarat kondisi kesehatan membaik.
“Semoga tahun depan diberi umur panjang dan kesehatan sehingga dapat berangkat ke Tanah Suci,” imbuh Herman.
Adapun jadwal keberangkatan jemaah haji asal Purworejo dari Embarkasi Solo adalah sebagai berikut, Kloter 89, berangkat Kamis (29/5) pukul 18.00 WIB, tiba di Jeddah Jumat pukul 02.35 WIB, kloter 90, berangkat Jumat dini hari pukul 00.40 WIB, tiba pukul 09.45 WIB, kloter 91 berangkat Jumat pukul 08.40 WIB, tiba pukul 17.00 WIB.
Dengan kejadian ini, total calon jemaah haji asal Purworejo 2025 yang berangkat ke Arab Saudi berkurang dua orang.