Beranda News

‎Bangunan Tempat Cuci Pasca Panen di Desa Sangiang Terbengkalai, Petani Pilih Cuci di Irigasi

Terbengkalainya bangunan tempat cuci sayuran paska panen di Desa Sangiang Kecamatan Sepatan Timur,

TANGERANG,Pelita.co  –Sebuah bangunan tempat cuci pasca panen yang berdiri di Desa Sangiang, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, kini tampak terbengkalai dan tidak terawat. Padahal, proyek yang dibangun sekitar Agustus 2021 ini menelan anggaran hampir Rp180 juta yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang.

‎Ironisnya, fasilitas yang semestinya bermanfaat bagi para petani itu justru tidak digunakan. Malah para petani sayuran di wilayah tersebut mengaku lebih nyaman mencuci hasil panen mereka di saluran irigasi

‎“Sayang banget uang rakyat, bangunan bagus malah nggak dipakai,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya saat ditemui di lokasi, Rabu (29/10/2025).

‎Senada disampaikan Udin, warga sekitar yang mengaku heran dengan kondisi tersebut. “Tempat cuci sayuran ini cocoknya buat nyuci piring,” ujarnya sembari berkelakar

‎Bangunan dengan atap baja ringan dan dinding setengah terbuka itu kini tampak dipenuhi coretan serta ditumbuhi semak di sekelilingnya. Tidak terlihat aktivitas pertanian sebagaimana tujuan awal pembangunannya.

‎Sebagai informasi, proyek tersebut sempat mendapat perhatian dari Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Aziz Gunawan, yang kala itu meninjau langsung proses pembangunannya. Namun kini, setelah lebih dari tiga tahun berlalu, hasilnya justru menyisakan tanda tanya besar: mengapa fasilitas yang dibangun dengan uang rakyat ini tak dimanfaatkan sebagaimana mestinya?

‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang belum dapat dikonfirmasi terkait terbengkalainya bangunan tersebut.(ahr)