Lewat Diskusi Publik, Komdigi dan DPR RI Ingatkan Pentingnya Pendidikan Anak

JAKARTA, Pelita.co. — Pentingnya pendidikan sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul menjadi pembahasan utama dalam Diskusi Publik bertema Pengelolaan Komunikasi Publik Terkait Program Pendidikan yang digelar secara daring oleh Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI, Senin (15/6/2026).

Anggota Komisi I DPR RI, Muhammad Sohibul Iman, menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak sekaligus kewajiban setiap warga negara sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 31 Undang-Undang Dasar 1945.

“Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan dan pemerintah berkewajiban memfasilitasinya. Namun pendidikan juga merupakan kewajiban yang harus dijalankan oleh masyarakat, terutama orang tua untuk memastikan anak-anaknya bersekolah,” ujar Sohibul Iman.

Advertisement

Menurutnya, pemerintah telah menunjukkan komitmen melalui alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN. Meski masih menghadapi berbagai tantangan, ia menegaskan tidak boleh ada anak Indonesia yang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan.

“Tidak ada alasan bagi orang tua untuk tidak menyekolahkan anak. Pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan keluarga, masyarakat, dan bangsa,” katanya.

Sohibul Iman berharap peningkatan kualitas pendidikan dapat melahirkan SDM yang unggul sehingga mampu mendorong Indonesia menjadi negara maju di masa depan.

Baca Juga: Rapat Bersama DPR RI, Mendagri Uraikan Solusi Penataan PPPK di Daerah

Sementara itu, praktisi komunikasi Usman Kansong menjelaskan bahwa pemerintah terus memperkuat sektor pendidikan melalui berbagai program strategis, mulai dari pendidikan dasar dan menengah hingga pendidikan tinggi, sains, dan teknologi.

Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan berbagai instrumen pendukung, seperti dana abadi pendidikan, dana abadi pesantren, dan dana abadi kebudayaan untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

“Pemerintah juga memberikan perhatian besar terhadap riset dan inovasi. Kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan menghasilkan pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Usman menambahkan, perguruan tinggi saat ini didorong menjadi pusat riset dan inovasi yang mampu mendukung program strategis nasional, termasuk di bidang pangan, energi, dan industri.

“Negara-negara maju menjadikan kampus sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Indonesia juga sedang bergerak ke arah yang sama agar hasil riset dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Melalui diskusi tersebut, para narasumber mengajak masyarakat untuk terus mendukung program pendidikan pemerintah dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan sebagai modal utama menciptakan generasi yang cerdas, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(rls)

Baca Juga: Habiburokhman Dukung BNN Bongkar Jaringan Narkotika Rusia di Bali

Advertisement