Wisuda 2026 STIKes Pemkab Purworejo, 96 Perawat Baru Disiapkan Berkiprah hingga Jepang

Tiga wisudawan terbaik Program Studi DIII Keperawatan dengan IPK tinggi. Kamis (13/10/2026)

PURWOREJO,pelita.co, – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Pemkab Purworejo kembali melahirkan tenaga kesehatan profesional melalui Wisuda ke-IV Angkatan XXII Program Studi Diploma III Keperawatan Tahun Akademik 2025/2026. Sebanyak 96 lulusan resmi dikukuhkan dalam prosesi wisuda yang berlangsung di Ballroom Novotel Yogyakarta International Airport, Kulon Progo, Kamis (15/10/2026).

Mengusung tema “Simfoni Nusantara: Tangan Penyembuh Dunia”, wisuda tersebut menjadi momentum bagi para lulusan untuk memulai pengabdian di bidang kesehatan, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional. Acara diselenggarakan secara langsung dan disiarkan melalui kanal YouTube resmi SPP TV.

Wisudawati STIKes Pemkab Purworejo

Dari total 96 lulusan, sebanyak 14 orang merupakan laki-laki dan 82 lainnya perempuan. Para lulusan telah menjalani proses pendidikan yang menekankan penguasaan kompetensi keperawatan, keterampilan praktik, etika profesi, serta kesiapan menghadapi kebutuhan pelayanan kesehatan modern.

Ketua STIKes Pemkab Purworejo, Wahidin, S.Kep., Ns., M.Kep., Ph.D., melalui momentum wisuda ini menegaskan komitmen institusi dalam menyiapkan tenaga kesehatan yang kompeten, humanis, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia kesehatan.

Tema wisuda tahun ini merepresentasikan semangat keberagaman dan kolaborasi dalam pelayanan kemanusiaan. Para lulusan diharapkan tidak hanya mampu memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Indonesia, tetapi juga memiliki kesiapan untuk bersaing dan berkontribusi dalam lingkungan kerja internasional.

Peluang berkarier di luar negeri menjadi salah satu capaian yang mewarnai wisuda tahun ini. STIKes Pemkab Purworejo terus memperluas jejaring kerja sama untuk mendukung penyerapan lulusan di dunia kerja.

Baca Juga: 143 Lulusan STIKES Pemkab Purworejo Siap Mengabdi dengan Spirit Unggul, Humanis, dan Resilient

Melalui kolaborasi dengan LPK Mayabi (Mau Yakin Bisa), lima lulusan dari angkatan tersebut tengah menjalani persiapan intensif untuk berkarier di Jepang.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya membuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi lulusan keperawatan. Selain berbekal ilmu dan keterampilan klinis, kesiapan menghadapi lingkungan kerja internasional juga menjadi aspek penting dalam perjalanan profesional mereka.

STIKes Pemkab Purworejo sendiri memiliki Program Studi DIII Keperawatan dengan predikat akreditasi “Baik Sekali” berdasarkan Surat Keputusan Nomor 0474/LAM-PTKes/Akr/Dip/Khs/XI/2021 dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes).

Selain itu dalam menunjang kualitas pendidikan, STIKes Pemkab Purworejo juga menjalin kerja sama dengan sejumlah rumah sakit sebagai tempat pengembangan pengalaman praktik klinis mahasiswa.

Mitra tersebut meliputi RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo, RSUD RAA Tjokronegoro Purworejo, RS Amanah Umat Purworejo, RSUD Kebumen, RSUD Prembun, RSUD Cilacap, RSUD Majenang, dan RSJD Surakarta.

Melalui jejaring tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan mengembangkan kemampuan praktik keperawatan sekaligus memahami dinamika pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas medis.

Baca Juga: STIKES Pemkab Purworejo Mewisuda 95 Mahasiswa D3 Keperawatan, Lulusan Terbaik IPK 3,91

Dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan juga datang dari sektor perbankan, termasuk Bank BNI dan Bank BRI Cabang Purworejo.

Pada rangkaian wisuda kali ini, sebanyak 20 mahasiswa menerima bantuan pendidikan dan beasiswa. Sebanyak 18 mahasiswa dari program studi DIII Keperawatan, S1 Keperawatan, dan S1 Administrasi Rumah Sakit memperoleh beasiswa dari institusi atau yayasan. Sementara itu, dua mahasiswa lainnya menerima beasiswa prestasi dari Bank BRI.

Prestasi akademik turut menjadi sorotan dalam prosesi wisuda. Tiga wisudawan terbaik Program Studi DIII Keperawatan berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) hampir sempurna.

Imro Husnul Nafinga menempati posisi pertama dengan IPK 3,98. Posisi berikutnya diraih Bimo Saputro dengan IPK 3,97, disusul Olivia Resta Lista yang juga memperoleh IPK 3,97.

Capaian tersebut menjadi gambaran dedikasi mahasiswa dalam menempuh pendidikan keperawatan serta menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan prestasi akademik dan kompetensi profesional.

Prosesi sidang senat terbuka turut dihadiri secara daring oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd. Hadir pula Ketua Yayasan Manggala Praja Adi Purwa Purworejo, Drs. Wasilin, Apt., M.Sc., serta sejumlah pemangku kepentingan dari berbagai instansi kesehatan.

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan pendidikan tinggi kesehatan dan upaya mencetak tenaga kesehatan berkualitas.

Melalui wisuda Angkatan XXII ini, STIKes Pemkab Purworejo berharap para lulusan mampu membawa nama baik almamater, menjunjung tinggi etika profesi, dan memberikan pelayanan kesehatan yang profesional serta berorientasi pada kemanusiaan.

Dengan bekal pendidikan dan pengalaman praktik yang telah diperoleh, 96 lulusan tersebut kini memulai babak baru perjalanan profesi mereka. Semangat “Tangan Penyembuh Dunia” diharapkan menjadi landasan untuk terus mengabdi, meningkatkan kompetensi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat di mana pun mereka bertugas.