
PURWOREJO,pelita.co,– Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMPwr) menyambut sekitar 800 mahasiswa baru dalam rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) dan MASTA (Masa Ta’aruf) Tahun 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus membangun karakter, kemandirian, serta kesiapan menghadapi kehidupan sebagai mahasiswa.
Rektor UMPWR, Assoc. Prof. Dr. Teguh Wibowo, M.Pd., mengatakan jumlah mahasiswa baru tahun ini masih berada pada kisaran 800-an. Namun, angka tersebut belum dapat disebutkan secara pasti karena proses daftar ulang masih berlangsung.
“Mahasiswa baru berkisar 800-an. Kenapa belum kami sebutkan secara pasti, karena sampai detik ini masih ada proses daftar ulang. Itu hal yang wajar di kampus swasta,” kata Teguh pada Senin (14/9/2026) pagi.
Menurutnya, UMPwr juga terus memperkuat komitmennya sebagai kampus inklusif yang memberikan kesempatan kepada siapa pun untuk memperoleh pendidikan tinggi.
“Untuk mahasiswa disabilitas, kampus UMPwr adalah kampus yang inklusif, menerima siapapun yang akan belajar di UMPwr,” ujarnya.
Baca Juga: Stakeholder dan Alumni Beri Masukan Strategis dalam Asesmen Lapangan Akreditasi Prodi PTO UMPwr
Ia menambahkan, pada tahun ini terdapat mahasiswa baru penyandang disabilitas yang telah mengikuti kegiatan penyambutan. Sementara untuk mahasiswa asing, hingga pelaksanaan kegiatan belum ada yang tercatat hadir. Namun, pihak universitas masih membuka kemungkinan adanya mahasiswa asing yang menyusul.
Rangkaian PPKMB dan MASTA 2026 berlangsung selama beberapa hari. Tiga hari pertama diisi dengan kegiatan pengenalan dan materi bagi mahasiswa baru, kemudian dilanjutkan kegiatan di tingkat fakultas dan program studi.
Pada hari berikutnya, mahasiswa diperkenalkan dengan struktur organisasi, tata kelola fakultas, serta lingkungan program studi masing-masing. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan agenda bersama yang melibatkan sivitas akademika dan unsur terkait.
Dalam sambutannya, Rektor UMPwr berpesan kepada mahasiswa baru agar menjadikan masa kuliah bukan sekadar perjalanan untuk mendapatkan gelar akademik.
“Menjadi mahasiswa berarti harus siap berubah. Status Anda sudah mahasiswa, bukan siswa lagi,” tegasnya.
Ia meminta mahasiswa baru membangun kemandirian, tanggung jawab, karakter, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan.
Baca Juga: Wisuda Penuh Inspirasi, Pasangan Tunanetra UMPWR Raih Gelar Sarjana
Menurut Teguh, mahasiswa juga harus memiliki karakter yang kuat, beriman dan bertakwa, jujur, serta memiliki semangat belajar tinggi.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya menjalani aktivitas kuliah-pulang (kupu-kupu). Mahasiswa didorong aktif mengikuti organisasi, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), maupun berbagai kegiatan pengembangan diri.
Namun, aktivitas organisasi tetap harus berjalan seimbang dengan kewajiban akademik.
“Boleh aktif organisasi, tetapi jangan dikalahkan akademik. Akademik penting dan organisasi juga penting. Keduanya harus sama-sama berjalan,” pesannya.
Teguh juga mendorong mahasiswa menjadi generasi yang mampu membawa perubahan positif di tengah perkembangan zaman yang semakin cepat.
Ia meminta mahasiswa memanfaatkan perkembangan teknologi dan berbagai perubahan yang terjadi dengan mengambil hal-hal positif dan konstruktif untuk pengembangan diri.
Selain itu, mahasiswa baru diminta menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan almamater, menghormati dosen, tenaga kependidikan, sesama mahasiswa, serta seluruh warga kampus.
UMPwr juga menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan kampus yang aman dan nyaman dengan menjauhi kekerasan, perundungan, intoleransi, serta penyalahgunaan narkoba.
“Kami berharap kampus ini tidak hanya menjadi tempat memperoleh ijazah, tetapi menjadi tempat saudara belajar, bertumbuh, menemukan jati diri, membangun jejaring, mengembangkan potensi, sekaligus mempersiapkan diri untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Panitia Galih Bagas Soesilo menjelaskan, PPKMB dan MASTA 2026 menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini mengusung tema “Generasi Unggul Berdampak bagi Semesta”.
Tema tersebut, kata dia, selaras dengan tagline UMPwr, yakni “Inspiring and Empowering”. Seluruh rangkaian kegiatan dan materi yang diberikan kepada mahasiswa baru dirancang agar nilai-nilai tersebut dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan mahasiswa.
Panitia juga menghadirkan sejumlah pemateri dari berbagai latar belakang untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa baru. Materi yang diberikan mencakup pengenalan kehidupan kampus, pengembangan karakter, serta berbagai wawasan yang diharapkan mampu membekali mahasiswa menghadapi dunia perkuliahan dan kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan PPKMB dan MASTA 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial penyambutan mahasiswa baru, tetapi menjadi langkah awal membentuk mahasiswa UMPWR yang unggul, berkarakter, adaptif, aktif, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dengan semangat tersebut, mahasiswa baru diharapkan mampu memanfaatkan masa perkuliahan sebaik mungkin, baik dalam bidang akademik maupun kegiatan pengembangan diri, sehingga kelak dapat menjadi lulusan yang kompeten dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta bangsa.












![[Strategi Shopee Live] Panduan Praktis Jualan Laris untuk Pemula [Strategi Shopee Live] Panduan Praktis Jualan Laris untuk Pemula](https://cdn.pelita.co/wp-content/uploads/2026/09/Strategi-Shopee-Live-Panduan-Praktis-Jualan-Laris-untuk-Pemula-80x60.webp)
