Setelah Tertunda, Kegiatan Pramuka Alih Golongan dan Kenaikan Bantara SMK Kesehatan Purworejo Akhirnya Terlaksana

, Pelita.co,- Setelah tertunda beberapa saat, , mengadakan kegiatan Pramuka dan kenaikan Bantara, dibuka secara resmi oleh , , .Jum’at (28/1/22).

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari, dari Jum’at (28/01/2022) hingga Sabtu (29/01/2022) ini, diikuti 137 siswa kelas X dan tambahan 3 siswa kelas XI, yang tahun kemarin tidak mengikuti agenda perkemahan alih golongan serta Bantara.

Abdul Haris Wiradi, S.Sos, selaku pembina Pramuka SMK Kesehatan Purworejo, menyampaikan, karena kondisi dan cuaca yang tidak mendukung, maka tahun ini kegiatan perkemahan tidak diadakan, dan diganti dengan acara dari pagi hingga sore.

“Kegiatan Pramuka bertujuan untuk melatih kekompakan serta kepemimpinan anggota Pramuka, agar mereka siap menjadi generasi penerus bangsa yang taat kepada Dasa Dharma dan Tri Satya,” terang Haris.

Untuk kegiatan hari pertama, terang haris, kegiatannya antara lain, alih golongan, uji , dan pemberian materi oleh kepala sekolah tentang kepemimpinan, dilanjutkan oleh Dewan Kehormatan tentang Dasa Dharma.

“Kegiatan Alih golongan ini, merupakan kenaikan dari Penggalang ke Penegak dan kenaikan ke Bantara,” terang Haris.

Kepala Sekolah SMK Kedehatan Purworejo, Nuryadin mengatakan, alih golongan dan Bantara tersebut, merupakan program rutin sekolah dan bagian dari komitmen sekolah untuk mewujudkan moto Sekolah, , Tertib lbadah, Tertib Belajar, Tertib Berorganisasi.

“Pramuka itu sendiri, bagian dari komitmen 3T yakni Tertib Berorganisasi, saya sangat senang dan mendorong kegiatan ini,” terangnya.

Menurut penelitian terang Nuryadin, dengan organisasi, 70 persennya akan menghasilkan orang-orang sukses, ini semua karena mereka dipengaruhi oleh kemampuan berorganisasi. Sedangkan untuk akademik pengaruhnya hanya 15 hingga 25 persen.

Maka terang Nuryadin, di SMK Kesehatan Purworejo, organisasi bagian dari tertib yang memang diadakan. Salah satunya Pramuka dan organisasi lainnya.

“Semua itu sudah menjadi komitmen sekolah dalam pelaksanaan pendekatan Multiple Intelegencie . Jadi seluruh kecerdasan, potensi anak itu kita kembangkan,” pungkas Nuryadin.