Kabar Baik! Harga BBM Turun, Stok Pertalite dan Elpiji di Purworejo Dipastikan Aman

Ket foto: Christopher Pandji Pranowo selaku Koordinator SPBU Kabupaten Purworejo

PURWOREJO, pelita.co – Sejumlah harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di SPBU resmi mengalami penyesuaian mulai 1 Juli 2026. Penurunan harga terjadi pada beberapa produk, sementara stok BBM maupun elpiji di Kabupaten Purworejo dipastikan dalam kondisi aman.

Berdasarkan penyesuaian terbaru, harga Pertamax Turbo turun dari Rp20.750 menjadi Rp19.300 per liter. Dexlite juga mengalami penurunan dari Rp23.000 menjadi Rp19.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex kini dijual Rp21.150 per liter dari sebelumnya Rp24.800.

Sementara itu, harga BBM lainnya tidak mengalami perubahan, yakni Pertamax Green tetap Rp17.000 per liter, Pertamax Rp16.250 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, dan Biosolar Subsidi Rp6.800 per liter.

Advertisement

Koordinator SPBU Kabupaten Purworejo, Christopher Pandji Pranowo, mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir karena distribusi BBM di wilayah Purworejo berjalan lancar dan stok di seluruh SPBU mencukupi.

“Purworejo relatif kondusif, tidak seperti di beberapa daerah lain. Distribusi BBM aman dan lancar,” ujar Pandji saat ditemui, Jumat (3/7/2026).

Pandji yang juga merupakan pemilik SPBU Loano dan SPBU Daendels Purwodadi menjelaskan, seluruh kendaraan tetap mendapatkan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku. Termasuk kendaraan dengan kapasitas mesin di atas 1.400 CC yang masih dapat membeli BBM jenis Pertalite, asalkan telah terdaftar dalam sistem.

Baca Juga: Kecewa Teman Tertidur Saat Pesta Miras, Dua Pria di Purworejo Curi Motor hingga Berakhir Kecelakaan

Menurutnya, pemilik kendaraan cukup mendaftarkan mobilnya di SPBU terdekat dengan membawa STNK serta foto kendaraan. Selanjutnya petugas akan memproses pembuatan barcode sebagai syarat pembelian Pertalite.

“Ketentuan ini sudah berlaku sejak 1 Juni 2026. Jadi masyarakat tidak perlu panik, cukup mengikuti prosedur yang telah ditetapkan. Di Purworejo juga sudah banyak SPBU sehingga pelayanan semakin mudah,” jelasnya.

Selain memastikan ketersediaan BBM, Pandji yang juga menjabat Koordinator Agen Elpiji 3 Kg Wilayah Purworejo serta Ketua Bidang Elpiji 12 Kg Wilayah Kedu menegaskan stok elpiji bersubsidi maupun nonsubsidi juga dalam kondisi aman.

“Distribusi elpiji 3 kilogram maupun 12 kilogram berjalan lancar. Kuota selalu tersedia sehingga masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan,” tegasnya.

Ia menambahkan seluruh SPBU dan agen di Purworejo berkomitmen memberikan pelayanan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan Pertamina agar distribusi BBM dan elpiji tetap tepat sasaran serta terhindar dari pelanggaran.
Jika diinginkan,

Advertisement