News Ratusan Botol Miras Berhasil Diamankan Satpol PP Damkar Purworejo

Ratusan Botol Miras Berhasil Diamankan Satpol PP Damkar Purworejo

Satpol PP Damkar Purworejo mengamankan ratusan berbagai jenis botol Miras hasil operasi Pekat

PURWOREJO,Pelita.co– Satuan Polisi Pamong Praja () dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Purworejo berhasil razia dan membongkar peredaran minuman keras () di sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Purworejo.

, Hariyono SSos MM, menyebut ratusan botol Miras itu merupakan hasil operasi penyakit masyarakat (Pekat) jelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada akhir Desember 2021 lalu.

“Ratusan botol Miras berbagai jenis berhasil kita amankan dari para pengedar dan para pemiliknya bakal kita disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Purworejo,” jelas Hary.

Menurutnya, miras tersebut didapat dari berbagai lokasi yang menjadi target operasi, sedikitnya 4 wilayah berhasil dibongkar. Masing-masing yakni Kecamatan Ngombol, Bruno, Bayan, dan Bagelen.

“Total ada 899 botol Miras yang terdiri atas berbagai jenis, seperti Ciu, Anggur Merah, Anggur Kolesol, Vodka, Mansion House, Arak Bali, dan Bir Bintang. Kasus ini sudah ditangani oleh PPNS Satpol PP Damkar Purworejo,” sebut Hariyono saat Pers Rilis di kantor Satpol PP Damkar Purworejo, Rabu (12/1/22).

Baca juga :  Menkes: Vaksin COVID-19 Akan Segera Didistribusikan ke 34 Provinsi

Hary mengatakan, jumlah Miras yang diamankan dalam operasi Pekat tersebut cukup fantastis. Karena itu, operasi serupa akan terus digencarkan secara rutin menyasar seluruh wilayah.

“Tidak hanya dalam rangka menjaga kondusivitas Nataru kemarin, operasi Pekat akan terus berlanjut demi terciptanya Tibumtransmas di Kabupaten Purworejo,” katanya.

Lebih lanjut Hariyono mengungkapkan bahwa selain melakukan razia atau penindakan, Satpol PP Damkar juga intens melakukan langkah preventif. Sosialisasi dan penyuluhan terus dilakukan terhadap para pemilik warung atau pedagang yang berpotensi menjual miras, masyarakat, serta pelajar.

“Kita terus memberikan sosialisasi Perda Nomor 6 Tahun 2006 Tentang Larangan Minuman dan Minuman Beralkohol,” ungkapnya.

Diharapkan, seluruh elemen masyarakat dapat mematuhi Perda tersebut dengan tiudak mengonsumsi atau mengedarkan Miras. Selain itu, masyarakat juga diharapkan dapat berperan aktif menekan peredaran Miras.

“Ketika masyarakat melihat hal-hal yang patut dicurigai, jangan takut untuk melapor. Kita akan melakukan kegiatan pemantauan, pengawasan hingga penindakan dan akan melindungi identitas pelapor,” tegasnya.

Baca juga :  Di Tengah Pandemi Corona, Bareskrim Polri Ungkap Kasus Narkoba Modus Ekspedisi Sembako

Sementara Kepala Bidang Penegakan Perda, Endang Muryani SE, menerangkan bahwa dari 4 titik peredaran Miras, terdapat 6 pelanggar yang terjaring. Mereka selanjutnya akan disidangkan di PN Purworejo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai aturan yang berlaku.

“Dari sejumlah pelanggar itu, tidak ada pengedar kategori besar. Hanya memang pada saat kami operasi ada banyak barang karena disiapkan untuk Nataru. Kamis depan akan kita sidangkan, diawali dari 3 pelanggar dulu,” pungkas Endang.