Beranda News

Pemasangan U-ditch di Caringin Abaikan Dudukan Mortar, LipanHam Minta Satker Kecamatan Legok Segera Lakukan Evaluasi 

Pemasangan U-ditch di Caringin Abaikan Dudukan Mortar, LSM LipanHam Minta Satker Kecamatan Legok Segera Lakukan Evaluasi 
kegiatan Pemeliharaan saluran air (U-ditch) Kampung Bungaok, Desa Caringin, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang,(dok ist)

TANGERANG,Pelita.co – Proyek kegiatan Pemeliharaan saluran air (U-ditch) Kampung Bungaok, Desa Caringin, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, diduga dilaksanakan tidak sesuai spesifikasi standar pada umumnya. Sabtu, 13/12/2025.

Diketahui pekerjaan yang menelan biaya proyek sebesar Rp 99.600.000., yang bersumber dari APBD Kab Tangerang tahun anggaran 2025, dikerjakan oleh kontraktor CV. Arta Mulia Persada dengan waktu tempo pekerjaan selama 21 hari Kalender

Dari hasil pengamatan Lembaga Independen Penyelamat Aset Negara dan Hak Asasi Manusia (LipanHam) bahwa pelaksanaan pemasangan U-ditch tersebut tidak sesuai dengan teknis, karena pemasangannya diduga tidak menggunakan dudukan mortar.

Jika dudukan mortar dianggap sepele, maka pemasangan U-ditch dapat dipastikan tidak akan mencapai hasil yang maksimal. Karena fungsi utama dudukan mortar yakni untuk mengeraskan permukaan tanah yang labil, supaya U-ditch tidak mudah mengalami pergeseran.

Saat dijumpai, salah seorang pekerja menyebut bahwa proyek yang sedang ia kerjakan pelaksananya bernama Rendi. Untuk satuan kerja yaitu proyek dari Kecamatan Legok, lebih lengkapnya silahkan hubungi pengawas Kecamatan.

Papan nama proyek kegiatan pemeliharaan saluran air (u–ditch),

“Pelaksananya Rendi, kalau pengen tahu selengkapnya tanya pengawasnya saja, kalau saya cuma ikut kerja,” ujar Pekerja yang tidak menyebutkan namanya. Sabtu (13/12).

Menanggapi hal itu, Ketua DPD LSM LipanHam  Provinsi Banten, Jepri, meminta pihak Kecamatan Legok segera melakukan evaluasi. Mengingat pentingnya dudukan mortar atau adukan semen pasir dalam teknis pemasangan U-dtch untuk menghindari pergeseran tanah yang dapat mengakibatkan kerusakan pada U-ditch.

“Diangkat kembali lalu diberi dudukan mortar agar U-ditch dapat stabil, jangan dianggap sepele, ini sudah final tidak bisa ditawar lagi, segera lakukan pembenahan sebelum terlambat,” ucap Jepri kepada awak media. Sabtu (13/12).

Sampai berita ini diterbitkan, Pengawas, PPTK dan  Camat Legok belum dikonfirmasi.