
PURWOREJO,pelita.co, – SMK YPP Purworejo menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 selama lima hari, mulai Senin (13/7) hingga Jumat (17/7). Sebanyak 344 peserta didik baru mengikuti rangkaian kegiatan yang dirancang untuk membantu mereka beradaptasi dengan lingkungan sekolah, membentuk karakter, serta mempersiapkan diri menjadi lulusan yang unggul dan siap memasuki dunia kerja.

Pembukaan MPLS berlangsung khidmat dan dihadiri Pengawas SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Achmad Chamdani, S.Pd., M.Pd. dan
Bani Mustofa, MPd, yang memberikan motivasi kepada seluruh peserta didik baru.
Dalam sambutannya, Bani Mustofa menegaskan bahwa MPLS menjadi momentum penting bagi siswa untuk beradaptasi dengan budaya belajar di jenjang SMK yang memiliki karakteristik berbeda dengan saat masih di SMP.
“Peserta didik berasal dari latar belakang yang beragam. Karena itu mereka perlu dipersiapkan agar memiliki kedisiplinan, kesiapan belajar, dan mampu menyesuaikan diri dengan sistem pembelajaran di SMK. Jika sejak awal merasa nyaman dan diterima di lingkungan sekolah, proses belajar ke depan akan berjalan lebih baik,” ujarnya. Senin, (13/7/2026).
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan MPLS di SMK YPP Purworejo yang dinilai telah menunjukkan budaya disiplin sejak hari pertama.
“Dari yang saya lihat mulai dari baris di lapangan hingga kegiatan di dalam kelas sudah mencerminkan kedisiplinan. Ini menjadi modal yang sangat baik untuk keberhasilan pembelajaran ke depan,” katanya.
Sementara itu, Pengawas SMK Chamdani atas nama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII mengucapkan selamat kepada keluarga besar SMK YPP Purworejo yang telah menyelenggarakan MPLS dengan baik.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat menjadi bukti kepercayaan terhadap sekolah yang memiliki komitmen mencetak lulusan berkarakter dan siap kerja.
“Semoga kegiatan MPLS berjalan lancar dan sukses. Kepercayaan masyarakat kepada SMK YPP sangat luar biasa. Sesuai taglinenya, sekolah ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang unggul dalam budi pekerti, memiliki soft skill yang baik, dan siap memasuki dunia kerja,” ungkapnya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Abdul Karim, menjelaskan bahwa selama lima hari pelaksanaan MPLS, sekolah menghadirkan 29 narasumber internal serta empat instansi eksternal sebagai pemateri.
Empat instansi tersebut yakni Polres Purworejo yang memberikan materi pencegahan penyalahgunaan narkoba, Lembaga Pemasyarakatan Anak Kutoarjo tentang kenakalan remaja dan kesadaran hukum, Puskesmas Banyuurip mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta Koramil Banyuurip yang memberikan pembekalan tata upacara bendera dan kedisiplinan.
“Hari pertama materi masih dari internal sekolah, meliputi pengenalan kurikulum, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), Bursa Kerja Khusus (BKK), serta tata tertib sekolah. Harapannya peserta didik baru dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan SMK dan memahami seluruh aturan serta fasilitas yang tersedia,” jelas Abdul Karim.
Baca Juga: SMK YPP Purworejo Bersinar: Siswa Siap Kerja, Tim Tinju Panen Medali Emas
Ia menambahkan, tahun ini SMK YPP menerima 344 siswa baru yang terbagi dalam 11 rombongan belajar.
Kepala SMK YPP Purworejo, Mugi Widodo, mengatakan bahwa pelaksanaan MPLS tahun ini mengacu pada arahan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah yang menitikberatkan pada lima aspek utama.
Kelima aspek tersebut meliputi pengenalan potensi diri peserta didik, pengenalan warga dan budaya sekolah, pengenalan kurikulum, pengenalan lingkungan sekolah beserta sarana prasarana, serta penguatan karakter peserta didik.
Menurutnya, penguatan karakter dilakukan melalui implementasi Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, seperti bangun pagi, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur tepat waktu.
Selain itu, sekolah juga membiasakan penerapan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) melalui kegiatan penyambutan siswa setiap pagi oleh guru dan tenaga kependidikan.
“Penguatan karakter menjadi prioritas kami. Kami ingin seluruh peserta didik merasa nyaman, bahagia, bebas dari perundungan atau bullying, sehingga dapat belajar dengan optimal sesuai semangat MPLS Ramah,” kata Mugi.
Ia menegaskan, seluruh program tersebut sejalan dengan tagline SMK YPP Purworejo, yakni “Unggul dalam Budi Pekerti, Berprestasi, dan Siap Kerja.”
Mugi juga mengungkapkan prestasi sekolah dalam penyaluran lulusan ke dunia industri. Tahun ini, sebanyak 30 lulusan telah lolos proses rekrutmen PT Astra Honda Motor (AHM) melalui seleksi daring, psikotes, medical check-up, hingga tahap wawancara. Selain itu, lulusan SMK YPP juga banyak terserap di berbagai perusahaan nasional seperti Toyota, ADM, PT PAMA, dan perusahaan lainnya.
“Harapan kami, setelah mengikuti MPLS, siswa tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga mengalami perubahan karakter menjadi lebih disiplin, berakhlak baik, dan memiliki kesiapan untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja,” pungkasnya.













