MANGGARAI NTT, Pelita.co- Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan 68 kepala sekolah pada jenjang TK, SD, dan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai
Pelantikan kepala sekolah tersebut berlangsung pada Selasa, 10 Maret 2026, di Aula Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai, Ruteng
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Manggarai untuk memperkuat kepemimpinan di satuan pendidikan serta meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan di daerah
Mengawali sambutannya, Hery Nabit menyampaikan ucapan selamat kepada para kepala sekolah yang baru dilantik atas amanah dan tanggung jawab yang kini dipercayakan kepada mereka
“Pada hari ini saya secara resmi mengukuhkan Saudara-saudari dalam jabatan yang baru di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai. Saya percaya Saudara-saudari akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” ujar Bupati Manggarai
Menurutnya, pelantikan kepala sekolah bukan sekadar proses administratif atau pengisian jabatan dalam struktur birokrasi, melainkan bentuk kepercayaan kepada mereka yang dinilai memiliki kompetensi dan kemampuan memimpin satuan pendidikan
Karena itu, kepercayaan tersebut harus dijaga melalui kinerja yang profesional, tanggung jawab, dedikasi tinggi, serta loyalitas terhadap tugas dan negara
Bupati yang menjabat periode kedua ini menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah
Selain menjalankan fungsi manajerial, kepala sekolah juga dituntut mampu membina guru, mendorong inovasi pembelajaran, serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta didik
“Semua konsep dan kebijakan pendidikan pada akhirnya harus diimplementasikan di sekolah. Di situlah peran kepala sekolah dan para guru menjadi sangat penting untuk memastikan proses pendidikan berjalan dengan baik,” jelasnya
Bupati Manggarai juga mengingatkan bahwa setiap kepala sekolah merupakan pemimpin di wilayah kerjanya masing-masing, oleh leh karena itu kemampuan untuk mendengar, memahami situasi, serta membangun komunikasi dengan berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan dalam memimpin sekolah
Ia menekankan pentingnya keterbukaan dalam menerima masukan dari berbagai pihak, mulai dari guru, orang tua siswa, tokoh masyarakat hingga tokoh agama
“Seorang pemimpin harus banyak mendengar. Mendengar dari guru, orang tua, masyarakat, dan tokoh agama. Setelah mendengar semua informasi, barulah kita menyesuaikan langkah dan mengambil keputusan yang tepat,” katanya
Menurut Bupati Manggarai, arah dan karakter sebuah sekolah harus dibangun melalui kerja kolektif antara kepala sekolah, guru, dan seluruh warga sekolah
Ia menegaskan bahwa visi sekolah tidak boleh hanya menjadi gagasan pribadi kepala sekolah, tetapi harus lahir dari diskusi bersama seluruh komunitas pendidikan
“Sekolah kita mau dikenal sebagai sekolah seperti apa, itu harus dibicarakan bersama. Visi itu tidak boleh hanya datang dari kepala sekolah saja, tetapi dibangun bersama seluruh warga sekolah,” ujarnya
Bupati Manggarai juga menyoroti pentingnya kesiapan sekolah dalam menghadapi berbagai bentuk evaluasi pendidikan serta peningkatan kompetensi akademik peserta didik
Ia mengatakan pemerintah daerah akan terus melakukan pemantauan terhadap kinerja sekolah melalui berbagai mekanisme, termasuk kunjungan langsung ke satuan pendidikan
“Sekolah-sekolah akan terus kita evaluasi dan kita kunjungi untuk melihat bagaimana proses pendidikan berjalan. Karena itu semua sekolah harus benar-benar mempersiapkan diri dengan baik,” katanya
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung hasil evaluasi kompetensi akademik secara nasional yang menunjukkan masih adanya kesenjangan capaian pendidikan antar daerah, terutama pada mata pelajaran matematika
Menurutnya, beberapa daerah seperti Yogyakarta dan Jakarta masih menunjukkan capaian pendidikan yang relatif lebih tinggi dibandingkan daerah lainnya
Bupati Manggarai menegaskan bahwa menjadi kepala sekolah berarti terus belajar untuk menjadi pemimpin yang lebih baik
“Kita semua pernah belajar menjadi guru, dan sekarang kita belajar menjadi pemimpin. Jika ada kekurangan di masa lalu, maka hari ini kita perbaiki. Belajarlah terus untuk menjadi pemimpin yang baik,” pesannya
Dalam proses pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Manggarai, para kepala sekolah menyatakan komitmen untuk setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melaksanakan tugas dengan penuh pengabdian, kejujuran, dan tanggung jawab
Prosesi pengambilan sumpah jabatan turut disaksikan oleh rohaniawan Katolik RD. Ignasius Febrianto Bora, rohaniawan Islam Abdullah, S.Pd, serta Kepala Dinas PPO Wensislaus Sedan, S.Pd., M.Si sebagai saksi PNS
Pelantikan ini dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Manggarai Nomor 119 Tahun 2026 tanggal 5 Maret 2026 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah pada satuan pendidikan jenjang pendidikan dasar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manggarai