Beranda Politik

Ketua Komisi A DPRD Jateng Gelar Reses, Dorong Pengawasan Perda dan Kreativitas Anak Muda

PURWOREJO, pelita.co,– Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Imam Teguh Purnomo, SE., Akt., menggelar kegiatan reses di Balai RW Perumahan Komplek KBN Purworejo, Selasa (30/9/2025) malam. Reses kali ini dikemas dalam bentuk Forum Group Discussion (FGD) dengan tema peningkatan kualitas pengawasan peraturan daerah (Perda) serta menggali aspirasi masyarakat, khususnya generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut, Imam yang akrab disapa Mas Iim menekankan pentingnya melibatkan anak muda, termasuk kalangan milenial dan Gen Z, dalam forum aspirasi. Menurutnya, generasi muda saat ini memiliki banyak ide cerdas dan kreatif yang perlu difasilitasi.

“Sekarang anak-anak muda tidak harus menunggu pendidikan formal untuk bisa menghasilkan. Ada yang jadi tiktokers, konten kreator, dan itu bisa mendatangkan penghasilan. Nah, tugas kita adalah memberi wadah, mengarahkan, sekaligus mengawasi agar potensi ini benar-benar bermanfaat,” ujar Imam.

Ia berharap kegiatan serupa bisa berlanjut dengan lingkup yang lebih luas, termasuk melibatkan tokoh masyarakat dan kelompok-kelompok senior di masyarakat.

Kegiatan reses tersebut juga dihadiri Sri Susilowati, anggota DPRD Kabupaten Purworejo dari Partai Golkar, yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi IV. Komisi ini membidangi urusan pendidikan, kesehatan, pariwisata, dan kepemudaan.

Sri menegaskan pentingnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dan pemberdayaan generasi muda. Menurutnya, indikator pembangunan pemuda saat ini sudah masuk dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), sehingga setiap program harus terukur.

“Saya bangga bertemu dengan anak-anak muda KBN ini. Harapannya bisa terus bersinergi. Apalagi potensi pemuda Purworejo sangat luar biasa. Pemerintah daerah juga sedang memfokuskan peningkatan pembangunan pemuda,” ungkapnya.

Selain membahas isu kepemudaan, Sri juga menyinggung tentang program aspirasi dewan yang dapat diakses masyarakat, mulai dari sarana olahraga, kelompok usaha bersama, hingga pengelolaan sampah. Ia mengingatkan bahwa aspirasi yang disalurkan melalui DPRD memiliki peluang realisasi lebih tinggi dibanding hanya melalui dinas teknis.

Baik Imam Teguh maupun Sri Susilowati sama-sama berharap forum ini menjadi titik awal dalam mengarahkan energi dan kreativitas generasi muda di Jawa Tengah, khususnya di Purworejo, agar mampu berkontribusi positif sekaligus menciptakan kemandirian ekonomi.