
Pelita.co – Jeep resmi menghidupkan kembali nama “Laredo” lewat Jeep Wrangler Laredo edisi 2027, sebuah trim spesial bergaya retro American Southwest yang terinspirasi dari CJ-7 dan Wrangler generasi pertama (YJ) di era 1980-an.
Apa Itu “Laredo” di Dunia Jeep?
Banyak orang mengira Laredo adalah nama model tersendiri, padahal faktanya berbeda. Laredo adalah nama trim level alias varian tingkatan yang sudah dipakai Jeep sejak akhir 1970-an, mulai dari Jeep CJ-7, Cherokee, hingga Grand Cherokee. Diambil dari nama kota Laredo di Texas, trim ini identik dengan sentuhan gaya country-western: warna earth tone, aksen krom atau perunggu, serta interior yang terasa lebih mewah dibanding varian standar.
Di Grand Cherokee misalnya, Laredo justru dikenal sebagai trim entry-level alias paling terjangkau dari tujuh tingkatan yang tersedia, bukan varian premium. Jadi posisinya bisa berbeda tergantung model mobilnya.
Comeback Laredo Lewat Wrangler 2027
Momentum yang memicu tren pencarian belakangan ini adalah peluncuran Jeep Wrangler Laredo 2027, edisi kesembilan dari rangkaian spesial “Twelve 4 Twelve” milik Jeep. Beberapa daya tarik utamanya:
Tampilan Retro dengan Sentuhan Modern
Wrangler Laredo hadir dengan grafis Laredo klasik di kap mesin dan bodi samping, gril beraksen “Gobi”, serta warna earth tone yang mengingatkan pada era 1980-an. Detail unik lain: ada plakat koordinat geografis Kota Laredo, Texas, di pintu belakang sebagai penghormatan sejarah nama tersebut.
Kemampuan Offroad Kelas Atas
Mobil ini dibekali Paket Xtreme 35 sebagai standar, lengkap dengan ban BFGoodrich KO2 35 inci dan velg beadlock-capable. Basisnya memakai trim Wrangler Willys yang sudah dikenal tangguh di medan berat, dengan kapasitas tarik hingga sekitar 1,5 ton.
Baca Juga: Mobil Murah Ramah Lingkungan 2026: LCGC vs EV, Menang Siapa?
Harga Kompetitif untuk Edisi Spesial
Di pasar Amerika Serikat, harga Wrangler Laredo hanya terpaut sekitar Rp31 jutaan dari harga dasar Wrangler Willys berpaket Xtreme 35 — cukup murah untuk ukuran edisi spesial berbasis warisan sejarah.
Bagaimana dengan Pasar dan Komunitas Jeep di Indonesia?
Di Indonesia, distribusi Jeep resmi dipegang oleh PT Indomobil National Distributor di bawah payung Stellantis Brand House, dengan jaringan dealer di sejumlah kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan. Sejauh ini lini yang aktif dipasarkan adalah Wrangler dan Gladiator, sementara Grand Cherokee sempat hadir generasi kelima pada 2023 dengan banderol mulai Rp1,75 miliar sebelum akhirnya dihentikan penjualannya.
Komunitas Jeep di Tanah Air justru terbilang solid dan aktif. Berbagai klub seperti JK Owners Indonesia dan JK One Club rutin ikut acara kumpul bareng yang digelar distributor, mulai dari konvoi Sunday Morning Drive di Jakarta hingga Community Breakfast yang melibatkan puluhan unit Wrangler dan Gladiator. Bagi Jeepers — sebutan populer untuk penggemar Jeep — nama “Laredo” bukan hal asing karena sudah lama identik dengan gaya khas Jeep yang gagah tapi tetap stylish.
Nostalgia yang Kembali Relevan
Comeback trim Laredo membuktikan bahwa Jeep pintar memainkan nostalgia untuk menarik perhatian pasar global, termasuk kalangan muda yang menyukai estetika retro. Meski unit Wrangler Laredo 2027 kemungkinan besar masih fokus di pasar Amerika Serikat, tren pencariannya ikut terasa di Indonesia — negara dengan basis komunitas Jeep yang loyal dan terus bertumbuh.













