Sumut,Pelita.co, — Motor sport dua tak legendaris, Suzuki Tornado 1999, kembali mencuri perhatian setelah dimodifikasi oleh Putera Asahan yang tak ingin namanya dipublikasi, dengan konsep full racing component yang memadukan performa tinggi dan tampilan agresif.
“Modifikasi kecil-kecilan ini bgj membuktikan bahwa motor lawas masih relevan dan mampu bersaing secara visual maupun teknis dengan motor sport modern,” ujar pemilik yang ingin disebut dengan julukan Budak Asahan.
Spesifikasi Awal Suzuki Tornado 1999
Suzuki Tornado 1999 dibekali mesin 2-tak 110 cc, pendingin udara, transmisi 4 percepatan, dan karburator konvensional. Motor ini dikenal ringan, responsif, serta memiliki karakter mesin yang galak pada putaran menengah hingga atas. Pada kondisi standar, suspensi, sistem pengereman, dan rangka masih berorientasi penggunaan harian.
Konsep dan Aliran Modifikasi
Konsep modifikasi yang diusung adalah racing look dengan pendekatan track-oriented, terinspirasi dari motor balap era 90-an. Fokus utama modifikasi tidak hanya pada estetika, tetapi juga peningkatan performa dan handling agar motor terasa lebih stabil dan agresif.
“Konsepnya pure racing, tapi masih memungkinkan dipakai di jalan dengan penyesuaian tertentu,” ujar si Budak Asahan.
Daftar Komponen yang Diubah
Untuk mewujudkan konsep tersebut, hampir seluruh sektor motor mengalami ubahan, antara lain:
Mesin : porting & polish, karburator uma racing , reed valve performa tinggi
Sistem buang : knalpot racing custom full system
Suspensi depan : upgrade Racing
Suspensi belakang : KTC
Sistem pengereman : cakram oversize dan kaliper racing
Roda : velg racing ringan dan ban semi-slick
Body : fairing custom racing dan jok single seater
Kelistrikan : CDI racing dan sistem pengapian performa tinggi + kabel setan.
Material yang Digunakan
Material yang digunakan menyesuaikan kebutuhan balap yang dipadukan dengan spare part cadangan yang dapat digunakan berkendara harian.
Untuk komponen racing untuk mendukung kecepatan tinggi seperti aluminium billet untuk dudukan komponen, fiberglass pada fairing custom, serta baja ringan untuk penguatan rangka. Pemilihan material ini bertujuan menekan bobot sekaligus meningkatkan kekuatan dan durabilitas.
Estimasi Biaya Modifikasi
Total biaya modifikasi diperkirakan mencapai Rp20 juta, mencakup pembelian komponen racing, jasa pengerjaan mesin, fabrikasi bodi, hingga finishing. Biaya tersebut dinilai sepadan dengan peningkatan performa dan tampilan yang dihasilkan.
“Dengan kisaran 20 jutaan, Tornado ini sudah terasa beda jauh dari standar, baik dari akselerasi maupun handling,” jelas pemilik yang tinggal di Kabupaten Asahan, Prov. Sumatera Utara.
Fungsi Modifikasi
Motor hasil modifikasi ini lebih difokuskan untuk adrenalin kecepatan tinggi, meskipun masih memungkinkan digunakan untuk riding jarak pendek. Meskipun setelan mesin dan suspensi dibuat cukup kaku, menyesuaikan karakter balap.
Tren Modifikasi Motor Saat Ini
Modifikasi Suzuki Tornado 1999 ini mencerminkan tren modifikasi motor di Indonesia yang mulai kembali melirik motor lawas dengan sentuhan modern.
Aliran racing look dan resto-mod semakin diminati karena mampu menggabungkan nilai historis, performa, dan estetika. Ke depan, motor-motor klasik diprediksi akan terus menjadi kanvas kreatif para builder Tanah Air.
Dengan sentuhan yang tepat, motor lama bukan hanya hidup kembali, tetapi juga tampil lebih berkarakter dan bernilai tinggi.