PURWOREJO, Pelita.co – Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo melalui Seksi Pengendalian Lalu Lintas dan PJU (PLLPJ) melakukan pembongkaran median jalan di Jalan Gajah Mada atau ruas Purworejo–Kutoarjo, tepatnya di Desa Candisari, Kecamatan Banyuurip. Kebijakan ini diambil sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di lokasi tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Purworejo, Agus Widiyanto, melalui Kasi PLLPJ Didik Setyawan, menjelaskan bahwa pembongkaran median berawal dari tingginya angka kecelakaan di kawasan itu. Pada akhir 2025, Dishub telah melakukan koordinasi lintas instansi bersama PU Bina Marga PPK 2.5, Satlantas, serta Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas I Jawa Tengah.
“Pada waktu itu sudah disepakati untuk dilakukan pembongkaran. Namun karena terkendala anggaran di akhir tahun, pelaksanaannya baru bisa dilakukan pada Senin (26/1/2026) dan Selasa (27/1/2026),” jelas Didik saat ditemui di kantornya, Jumat (20/2/2026).
Pembongkaran dilakukan oleh PU Bina Marga PPK 2.5 mengingat ruas tersebut merupakan jalan nasional. Sebelumnya, median difungsikan sebagai akses keluar-masuk kendaraan menuju terminal lama serta lokasi pemberhentian APILL (alat pemberi isyarat lalu lintas).
Menurut Didik, kondisi lalu lintas di jalur tersebut sudah berubah sejak terminal tidak lagi beroperasi. Keberadaan median dinilai tidak lagi relevan dan justru berpotensi menghambat arus kendaraan.
“Dulu jalur itu sangat ramai karena aktivitas terminal, sehingga median diperlukan untuk pengaturan lalu lintas. Namun karena terminal sudah pindah dan tidak lagi berfungsi, keberadaan median justru berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan memicu kecelakaan,” ujarnya.
Median yang dibongkar yaitu depan terminal lama yang terdiri dari dua bagian, yakni di sisi timur dan barat jalan. Ia menambahkan, masyarakat sekitar mendukung kebijakan tersebut. Bahkan, masukan warga menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Sementara itu, jelang Ramadan, Dishub Intensifkan Ramp Check. Selain pembenahan infrastruktur, Dishub Purworejo juga memperkuat pengawasan kendaraan melalui kegiatan ramp check atau pemeriksaan kelaikan kendaraan.
Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Purworejo, Andriyatmoko, mengatakan ramp check digelar bersama tim pengujian kendaraan bermotor guna memastikan kendaraan angkutan umum maupun barang dalam kondisi laik jalan.
“Kegiatan ini bagian dari pengawasan rutin, terutama menjelang periode ramai seperti bulan Ramadan, biasnya kita adakan di terminal dan di Pool Bus Sumber Alam,” katanya.
Andri menambahkan, pihaknya akan menggelar rapat koordinasi dalam waktu dekat untuk membahas kesiapan rekayasa lalu lintas selama dua pekan awal bulan puasa.
“Biasanya dua minggu awal puasa kami lakukan rapat koordinasi untuk mengantisipasi kepadatan arus, termasuk di depan kantor rencananya akan didirikan Posko Lebaran dan titik-titik rawan lainnya,” ujarnya.
Dishub berharap koordinasi yang solid antara instansi daerah dan pusat dapat membuat penanganan persoalan lalu lintas di wilayah Purworejo berjalan optimal serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.