Kolaborasi Pemkab Manggarai Dengan Ditjen Imigrasi, Lima Desa Binaan Imigrasi Terima Kendaraan Operasional 

Foto Bersama Bupati Manggarai, Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II B Labuan Bajo, Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Serta Para Kepala Desa Binaan Imigrasi Penerima Hibah Kendaraan Operasional

MANGGARAI NTT, Pelita.co- Kabupaten Manggarai menjadi daerah pertama di NTT bahkan Indonesia sebagai sasaran penyerahan hibah kendaraan bermotor dari Ditjen Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS) melalui Kantor Imigrasi Kelas II TPI Labuan Bajo, kantor wilayah Ditjen Imigrasi provinsi NTT

Hibah kendaraan bermotor jenis roda dua ini disebut sebagai bagian dari program Petugas Imigrasi Pembinaan Desa (PIMPASA) Ditjen Imigrasi untuk mendukung pelaksanaan upaya pencegahan, sosialisasi, edukasi dan koordinasi Desa Binaan Imigrasi (DBI) terhadap Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM)

Penyerahan kendaraan berplat merah itu dilaksanakan dalam kegiatan “Serah Terima Hibah Motor Dan Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi Kabupaten Manggarai” di Sky Teracce Kelurahan Pitak Kecamatan Langke Rembong kabupaten Manggarai, Seni 03 Agustus 2026

Kegiatan ini bertajuk “Penguatan peran desa binaan imigrasi sebagai garda terdepan pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM)”

Lima (5) Dea Binaan Imigrasi (DBI) yang menerima kendaraan tersebut adalah Desa Lando (Kecamatan Cibal Barat), Desa Papang (Kecamatan Satarmese), Desa Wae Ajang (Kecamatan Satarmese), Desa Wae Ri’i (Kecamatan Wae Ri’i), dan Desa Belang Turi (Kecamatan Ruteng)

Serah terima itu dihadiri langsung Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur Dr. Saroha Manullang, S.E., M.M.,

Baca Juga: Buka Turnamen Bandara Frans Sales Lega Cup, Bupati Hery Nabit Dukung Jadi Event Tahunan

Bupati Manggarai, Herybertus G. L. Nabit, S.E.,M.A bersama sejumlah Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri kegiatan tersebut

Hibah kendaraan itu diserahkan oleh Kepala kantor Imigrasi Kelas II Labuan Bajo dan diterima langsung oleh masing masing Kepala Desa penerima

Serah terima ini dibuka secara resmi oleh Bupati Manggarai, Hery Nabit

Dalam sambutannya, Hery Nabit meminta para kepala desa agar memanfaatkan kendaraan tersebut dengan baik sesuai tujuan dari Ditjen Imigrasi

Ia menyebut Imigrasi menyerahkan kendaraan tersebut agar kepala desa dapat mendekatkan diri dan menjangkau warganya

“Imigrasi membagi motor ini supaya klu Imigrasi mendekat ke kepala desa maka kepala desa harus mendekatkan diri ke masyarakat” ungkapnya

Baca Juga: Dinilai Lamban, Polres Matim Diminta Segera Tindaklanjuti Laporan Dugaan Tindak Pidana Perzinahan Di Lambaleda Leda Utara 

Ia tidak menampik keterbatasan lapangan kerja menjadi salah satu faktor orang memilih berimigrasi dengan motif berbeda beda

Meski begitu Ia mengatakan bahwa penyerahan kendaraan tersebut merupakan bentuk kehadiran negara untuk memastikan masyarakat di desa dibekali dengan dokumen resmi apabila ingin bekerja ke luar negeri

Penyerahan hibah kendaraan bermotor ini menurutnya adalah upaya pencegahan terhadap tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan tindak pidana penyelundupan manusia (TPPM)

Karena itu Ia menyampaikan terimakasih kepada Ditjen Imigrasi Kantor wilayah Imigrasi NTT, kantor Imigrasi kelas II Labuan Bajo

”Apa yang terjadi hari ini, Pemerintah kabupaten Manggarai mengucapkan limpah terimakasih” ujarnya

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Imigrasi NTT, Dr. Saroha Manullang, S.E., M.M., mengatakan bahwa penyerahan hibah kendaraan operasional di kabupaten Manggarai ini merupakan momen bersejarah sebab hal itu adalah yang pertama kali dilakukan Ditjen Imigrasi di Indonesia

Penyerahan hibah kendaraan operasional kepada Desa Binaan Imigrasi (DBI) itu ungkapnya adalah bentuk dukungan terhadap optimalisasi pelaksanaan program Keimigrasian baik tentang pencegahan serta sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya TPPO dan TPPM juga terkait syarat bekerja ke luar negeri

Ia memuji peran aktif Kepala Kantor Imigrasi kelas II TPI Labuan Bajo, Charles Christian Mathaus dalam membangun komunikasi dan koordinasi dengan Pemkab Manggarai serta pemerintah desa di lima Desa Binaan Imigrasi sehingga sehingga kegiatan penyerahan hibah kendaraan serta sosialisasi tersebut terlaksana

Kakanwil Ditjen Imigrasi NTT kata Manullang sangat mendukung kegiatan tersebut

”Kami dari wilayah dan pusat sangat mensuport kegiatan ini” ujarnya

Ia menyebut program Desa Binaan adalah salah satu strategi Ditjen Imigrasi untuk mendekatkan pelayanan sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat sampai ke tingkat desa

Melalui kegiatan tersebut tambahnya pemerintah desa menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi yang benar mengenai syarat bekerja ke luar negeri secara prosedural serta pentingnya memiliki dokumen yang sah dan juga bahaya praktik perekrutan ilegal

NTT jadi sasaran penyerahan hibah kendaraan ini kata Manullang karena NTT menjadi atensi dari Presiden Prabowo dan juga Kementerian IMIPAS agar praktik TPPO dan TPPM dapat ditekan atau zero

Hibah kendaraan itu diharapkan tidak hanya sekedar menjadi aset desa tetapi dimanfaatkan secara maksimal dan nyata dalam melindungi masyarakat dari TPPO dan TPPM serta meningkatkan sosialisasi, koordinasi, pendataan dan monitoring serta pelayanan kepada masyarakat

Meski begitu Ia tegaskan bahwa upaya pencegahan TPPO dan TPPM ini tidak hanya bisa dilakukan oleh Imigrasi saja tetapi membutuhkan kolaborasi semua pihak

“Keberhasilan dari pencegahan TPPO dan TPPM ini tidak dapat hanya dilakukan oleh Imigrasi saja, tentu dibutuhkan sinergi yang kuat, kolaborasi antar pemerintah pusat, pemerintah daerah, APH, pemerintah desa, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan hingga seluruh elemen masyarakat” ujar Manullang

Ia mengajak semua pihak untuk bersama sama meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus perekrutan tenaga kerja ilegal serta memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu menggunakan jalur resmi jika ingin bekerja ke luar negeri

Ia juga meminta agar melaporkan ke instansi berwenang jika mengetahui dugaan praktik TPPO dan TPPM serta membangun kesadaran hukum bagi keluarga dan orang banyak

Dalam kesempatan itu Manullang mengungkapkan kemungkinan akan dibuka kantor Imigrasi di kabupaten Manggarai mengingat daerah yang dijuluki seribu biara (katolik) itu memiliki banyak Imam yang sering ke luar negeri

”Mudah mudahan dalam waktu dekat nanti tidak menutup kemungkinan akan berdiri kantor Imigrasi di Ruteng atau kabupaten Manggarai ini” ungkapnya