Dewan Pendidikan Soroti Anak Tak Bersekolah di Purworejo, Jadi PR Utama Periode 2025–2030

Dewan Pendidikan Soroti Anak Tak Bersekolah di Purworejo, Jadi PR Utama Periode 2025–2030
Ket Foto: Bupati Yuli Hastuti saat menyerahkan SK pelantikan Dewan Pendidikan
Advertisement

PURWOREJO, Pelita.co – Meski berbagai program pemerataan pendidikan telah dijalankan pemerintah daerah, Dewan Pendidikan Kabupaten Purworejo menyoroti masih adanya anak usia sekolah yang belum mengenyam pendidikan. Persoalan tersebut dinilai sebagai pekerjaan rumah besar yang akan menjadi fokus utama Dewan Pendidikan periode 2025–2030.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pendidikan Purworejo, Wiyonoroto, usai dilantik Bupati Purworejo Yuli Hastuti di Ruang Arahiwang, kompleks Kantor Bupati Purworejo, Senin (17/11/2025). Wiyonoroto dilantik bersama 10 anggota lainnya yang berasal dari berbagai unsur pendidikan dan organisasi.

Dalam keterangannya, Wiyonoroto menegaskan bahwa fenomena anak tidak bersekolah tidak boleh lagi diabaikan. Dewan Pendidikan, kata dia, memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap anak di Purworejo mendapatkan akses pendidikan yang layak.

“Anak usia sekolah yang harusnya sekolah, tapi masih banyak yang tidak bersekolah. Ini harus dikaji, apa penyebabnya. Dewan Pendidikan akan berkontribusi untuk masyarakat di Kabupaten Purworejo,” tegasnya.

Advertisement

Ia menambahkan, kompleksitas persoalan pendidikan membutuhkan kerja kolaboratif semua pemangku kepentingan. Semangat ‘Pendidikan Bermutu untuk Semua, Ramah Berakhlak’ disebutnya menjadi fondasi kerja ke depan.

Wiyonoroto juga menilai Pemkab Purworejo telah berupaya maksimal dalam peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pemenuhan tenaga pendidik. Ia optimistis perbaikan akan terus berjalan di bawah kepemimpinan Bupati Yuli Hastuti.

Selain itu, ia menyoroti fenomena lain di mana banyak lulusan TK hingga perguruan tinggi yang tidak kembali ke Purworejo setelah menamatkan pendidikan, sehingga manfaat investasi pendidikan belum sepenuhnya dirasakan daerah.

Bupati Purworejo Yuli Hastuti dalam sambutannya berharap Dewan Pendidikan mampu berperan aktif dalam mengidentifikasi persoalan pendidikan di lapangan, mendorong inovasi, memperkuat partisipasi masyarakat, serta memberikan rekomendasi kebijakan yang konstruktif.

“Kami percaya dengan pengalaman, integritas, dan komitmen para anggota Dewan Pendidikan, ikhtiar bersama ini akan menghasilkan lompatan kemajuan yang signifikan,” ujar Yuli Hastuti.

Dewan Pendidikan dijadwalkan segera melakukan pemetaan berbagai persoalan pendidikan, termasuk penyusunan kajian khusus mengenai anak yang tidak bersekolah, sebagai awal program kerja periode 2025–2030.

11 Anggota Dewan Pendidikan Purworejo 2025–2030 Resmi Dilantik

Pelantikan Dewan Pendidikan dilakukan bersamaan dalam satu prosesi, disaksikan unsur pemerintahan, tokoh pendidikan, dan organisasi masyarakat. Berikut daftar lengkap anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Purworejo periode 2025–2030:

1. Wiyonoroto – Unsur penyelenggara pendidikan – Ketua I

2. Muhammad Abdullah – Pemerhati pendidikan – Ketua II

3. Sri Anteng – Pemerhati pendidikan – Sekretaris I

4. Sunaryo – Organisasi profesi – Sekretaris II

5. Yulis Setyo Wati – Organisasi profesi – Bendahara

6. Masrokhin – Organisasi sosial kemasyarakatan – Bidang Pelayanan dan Pengawasan I

7. Toha Mahasin – Organisasi sosial kemasyarakatan – Bidang Pelayanan dan Pengawasan II

8. Siska Desy Fatmaryanto – Unsur pendidikan berbasis kekhasan agama/sosial budaya – Bidang Kajian I

9. Paryono – Pemerhati pendidikan – Bidang Kajian II

10. Zaenal Arifin – Organisasi sosial kemasyarakatan – Bidang Informasi dan Humas I

11. Fitriyani – Penyelenggara pendidikan – Bidang Informasi dan Humas II

Pelantikan ini secara resmi menandai dimulainya masa tugas Dewan Pendidikan untuk lima tahun ke depan dengan harapan dapat memperkuat kualitas pendidikan di Purworejo dan menjawab tantangan yang semakin kompleks.

Advertisement