
PURWOREJO,pelita.co, – Komitmen meningkatkan budaya literasi di lingkungan sekolah diwujudkan SMP Negeri 5 Purworejo melalui peluncuran buku antologi cerpen karya siswa berjudul Riak-Riak Kecil Anak Negeri. Kegiatan yang berlangsung di aula sekolah pada Rabu (28/10) ini menjadi tindak lanjut kolaborasi antara sekolah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusip) Kabupaten Purworejo, serta Universitas Muhammadiyah Purworejo.

Peluncuran buku dilakukan oleh Kepala SMPN 5 Purworejo, Dwi Retno Untari, S.Pd. Prosesi tersebut ditandai dengan penyerahan buku kepada Perpustakaan Umum Kabupaten Purworejo sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan literasi sekaligus upaya memperluas akses masyarakat terhadap karya tulis pelajar.
Buku antologi tersebut memuat 24 cerpen hasil karya siswa yang lahir dari kegiatan pelatihan menulis cerpen. Melalui pelatihan ini, para siswa mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan gagasan, mengasah kreativitas, serta menuangkan pengalaman dan imajinasi ke dalam tulisan.
Dwi Retno Untari menyampaikan bahwa penerbitan buku tersebut melalui proses panjang. Setiap naskah harus melewati tahapan kurasi dan seleksi untuk memastikan karya yang diterbitkan memiliki kualitas yang baik.
“Semangat anak-anak dalam menuangkan ide cerita diasah hingga menghasilkan karya yang layak diterbitkan,” ungkapnya.
Ia berharap penerbitan antologi cerpen ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para siswa, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berkarya. Menurutnya, kegiatan literasi yang melibatkan proses kreatif dapat membantu membangun karakter peserta didik, sekaligus menumbuhkan keberanian dalam menyampaikan gagasan melalui tulisan.
Baca Juga: Kapolda Banten Pastikan Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat
Keberhasilan penerbitan buku ini juga tidak lepas dari peran para guru yang terlibat dalam penyuntingan naskah. Tim editor yang dipimpin Anastasia turut mendampingi para siswa dalam menyempurnakan tulisan, mulai dari penataan cerita hingga naskah siap diterbitkan.
Sementara itu, Kepala Bidang Perpustakaan, Sigit Sudibyo, menyampaikan apresiasi atas terbitnya buku karya siswa SMPN 5 Purworejo. Ia menilai, penerbitan buku oleh sekolah merupakan langkah positif yang patut dicontoh karena membutuhkan komitmen, pendampingan, serta kesungguhan dalam mengembangkan potensi peserta didik.
“Tidak semua sekolah mampu dan mau memfasilitasi penerbitan buku karya siswa. Dengan semangat seperti ini, diharapkan semakin banyak buku karya siswa maupun guru yang diterbitkan pada masa mendatang,” tuturnya.
Sigit menambahkan, Dinpusip Kabupaten Purworejo terus berupaya mendukung berbagai kegiatan yang mendorong peningkatan budaya literasi di masyarakat. Perpustakaan, menurutnya, memiliki peran yang semakin luas, tidak terbatas sebagai tempat membaca dan meminjam buku.
Melalui program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, perpustakaan didorong menjadi pusat kegiatan masyarakat yang mampu membuka ruang belajar, kreativitas, dan pengembangan potensi berbagai kalangan.
Terbitnya Riak-Riak Kecil Anak Negeri menjadi bukti bahwa kolaborasi antara sekolah, perpustakaan, dan perguruan tinggi dapat melahirkan karya nyata. Lebih dari sekadar kumpulan cerita, buku ini menjadi langkah awal bagi para siswa untuk mengenal dunia kepenulisan dan berkontribusi dalam memperkuat budaya literasi di Kabupaten Purworejo.
Baca Juga: Paragon Kahf Dukung Pemerintah Tangani Dampak Karhutla 2026













