HUT ke-78 DPRD Purworejo, Dorong UMKM dan Pelestarian Budaya untuk Kemajuan Daerah

Bupati Yuli Hastuti saat menghadiri pembukaan Pasar Apresiasi yang dirangkai dengan pagelaran wayang kulit di area Gedung DPRD Kabupaten Purworejo, Sabtu (24/10/2026).

PURWOREJO,pelita.co, – Peringatan Hari Jadi ke-78 DPRD Kabupaten Purworejo menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara legislatif, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan. Semangat tersebut tercermin dalam pembukaan Pasar Apresiasi yang dirangkai dengan pagelaran wayang kulit di area Gedung DPRD Kabupaten Purworejo, Sabtu (24/10/2026).

Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, SH, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan harapannya agar peringatan hari jadi DPRD tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi sarana mempererat sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengucapkan selamat Hari Jadi ke-78 DPRD Kabupaten Purworejo sekaligus mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kerja sama dalam menjalankan tugas dan pengabdian demi kemajuan daerah.

Menurutnya, pembangunan Kabupaten Purworejo membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar program-program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Bupati juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Pasar Apresiasi yang dinilai mampu membuka ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui kegiatan tersebut, para pelaku usaha lokal diharapkan dapat memperkenalkan produk unggulan, memperluas jangkauan pemasaran, serta meningkatkan daya saing.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat dan menciptakan peluang usaha baru.

Baca Juga: Polres Purworejo Kerahkan 48 Personel dalam Operasi Patuh Candi 2026, Fokus Tingkatkan Keselamatan Berkendara

Selain sektor ekonomi, peringatan Hari Jadi ke-78 DPRD Kabupaten Purworejo juga memberikan perhatian terhadap pelestarian seni dan budaya daerah melalui pagelaran wayang kulit.

Bupati menilai, seni tradisional merupakan bagian penting dari identitas masyarakat yang harus dijaga keberlangsungannya. Oleh karena itu, keterlibatan pelaku seni dalam berbagai kegiatan daerah menjadi salah satu upaya untuk mempertahankan warisan budaya agar tetap dikenal oleh generasi muda.

Menurutnya, nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam kesenian tradisional perlu terus diwariskan di tengah perkembangan zaman, sehingga kebudayaan lokal tidak kehilangan tempat di tengah masyarakat.

Ia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung UMKM, menjaga kelestarian budaya, serta meningkatkan semangat kebersamaan dalam pembangunan Kabupaten Purworejo.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Yudhie Agung Prihatno, SSTP, MM, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diinisiasi oleh DPRD Kabupaten Purworejo bersama Pemerintah Kabupaten Purworejo sebagai ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan beragam pemangku kepentingan, mulai dari pelaku ekonomi kreatif, seniman dan budayawan, kalangan pelajar, hingga masyarakat umum.

Baca Juga: Dukung Riset Mental Health, Founder ParagonCorp Gandeng Stanford University

Menurut Yudhie, penyelenggaraan Pasar Apresiasi dan pagelaran seni budaya tersebut memiliki sejumlah tujuan strategis, di antaranya memperkuat promosi ekonomi kreatif lokal, melestarikan seni budaya daerah, serta menyediakan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas dan kompetensi.

Selain itu, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan edukasi mengenai cagar budaya, mendorong pola hidup sehat, serta memperkuat sinergi pelayanan pemerintah di Kabupaten Purworejo.

Melalui rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-78 DPRD Kabupaten Purworejo ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, DPRD, pelaku usaha, komunitas seni, dan masyarakat dalam mewujudkan Purworejo yang maju, sejahtera, serta tetap berpegang pada nilai-nilai budaya lokal.