Afirmasi Terpenuhi, SPMB SMPN 4 Purworejo Berjalan Lancar: Pendaftar Tembus 137 Siswa

Ket Foto: Kepala Dinas Dindikbud Kabupaten Purworejo Yudhie Agung Prihatno, S.STP., M.M.. di damping8 KS SMPN Purworejo , meninjau proses SPMB

PURWOREJO,pelita.co, – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMP Negeri 4 Purworejo berlangsung lancar. Hingga pertengahan masa pendaftaran, jumlah pendaftar tercatat mencapai 137 calon murid baru, dengan kuota jalur afirmasi telah terpenuhi seluruhnya.

Ketua Panitia SPMB SMP Negeri 4 Purworejo, Pawitno.

Ketua Panitia SPMB SMP Negeri 4 Purworejo, Pawitno, mengatakan bahwa dari seluruh pendaftar yang masuk, proses verifikasi dilakukan secara bertahap oleh panitia, bahkan hingga malam hari untuk memastikan seluruh data dapat diproses dengan baik.

“Jumlah pendaftar sampai kemarin tercatat 137 siswa. Dari proses verifikasi yang sudah dilakukan, sebanyak 51 calon murid dari jalur afirmasi sudah dinyatakan memenuhi kuota dan dipastikan diterima sesuai ketentuan,” ujar Pawitno saat ditemui di sekolah, Kamis (18/6/2026).

Advertisement

Menurut Pawitno, kuota jalur afirmasi tahun ini memang sebanyak 51 siswa dan seluruhnya telah terpenuhi. Sementara itu, untuk jalur mutasi yang memiliki kuota 12 siswa, hingga siang hari terakhir pendaftaran baru terdapat satu calon peserta yang telah mendaftar.

“Jalur mutasi ini berbeda. Pendaftar harus terlebih dahulu mendapatkan rekomendasi dan pembukaan akses dari dinas. Setelah data diverifikasi oleh dinas dan dinyatakan benar, baru yang bersangkutan dapat melakukan pendaftaran,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak bisa langsung datang ke sekolah untuk mendaftar melalui jalur mutasi tanpa melalui prosedur yang telah ditetapkan.
Pendaftaran jalur mutasi dijadwalkan berakhir pada hari itu. Apabila kuota mutasi tidak terpenuhi, maka sisa kuota akan dialihkan ke jalur domisili yang mulai dibuka pada tahap berikutnya.

Baca Juga: Kebun PTPN Cot Girek Diokupasi dan Dijarah: Pekerja Menderita Negara Rugi Miliaran

“Kalau kuota mutasi tidak terpenuhi, nantinya akan dialihkan ke jalur domisili,” katanya.

Hingga proses berjalan, Pawitno menyebut tidak ada kendala berarti dalam pelaksanaan SPMB. Gangguan yang muncul hanya berupa kendala teknis pada server di awal masa pendaftaran dan masih dalam batas yang dapat dimaklumi.

“Tidak ada permasalahan prinsip. Kalau sesekali server mengalami gangguan pada hari-hari awal pendaftaran, itu hal yang biasa dan bisa diatasi,” ungkapnya.

Untuk pengumuman hasil seleksi jalur afirmasi dan mutasi dijadwalkan pada 19 Juni 2026, sedangkan pendaftaran jalur domisili dan prestasi akan berlangsung hingga 23 Juni 2026.

Terkait daya tampung sekolah, SMP Negeri 4 Purworejo tahun ini menyediakan kuota sebanyak 256 siswa yang terbagi dalam delapan rombongan belajar (rombel), dengan masing-masing rombel berisi 32 siswa. Jumlah tersebut sama seperti tahun sebelumnya.

Pawitno optimistis kuota yang tersedia akan terpenuhi. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, minat masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya di SMP Negeri 4 Purworejo selalu tinggi.

Baca Juga: Kepala BNN: Narkotika Dunia Sekarang Jenis Ciar, Masuk Lewat Vape

“Insya Allah terpenuhi. Selama ini kami tidak pernah kekurangan pendaftar, bahkan jumlahnya bisa hampir dua kali lipat dari kuota yang tersedia,” tuturnya.

Ia berharap seluruh tahapan SPMBD dapat berjalan lancar tanpa persoalan, khususnya pada jalur domisili agar titik koordinat atau data domisili yang digunakan peserta benar dan tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari.

Lebih dari sekadar mengejar prestasi akademik, Pawitno menegaskan bahwa sekolah juga berharap mendapatkan peserta didik yang memiliki karakter baik.

“Prestasi memang penting dan ada jalurnya sendiri. Namun yang tidak kalah penting adalah karakter siswa. Itulah yang akan terus kami bina ketika mereka sudah menjadi bagian dari SMP Negeri 4 Purworejo,” pungkasnya.

Advertisement