
PURWOREJO,pelita.co, – Hamparan alam perbukitan dan gemericik air terjun di Kecamatan Bruno kembali menjadi perhatian. Wakil Bupati Purworejo, Dion Agasi Setiabudi, turun langsung menelusuri sejumlah destinasi wisata alam pada Kamis (24/4/2026), sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali geliat pariwisata daerah.
Mengendarai sepeda motor, Dion bersama rombongan menyusuri jalur perbukitan menuju beberapa titik wisata, di antaranya Curug Muncar, Curug Gunung Putri, Puncak Kayangan Sigendol, hingga Curug Kiai Kate. Turut mendampingi Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo Raja Thifal Mazaya Izzati, Kepala Dinporapar Bangun Erlangga Ibrahim beserta jajaran.
Kunjungan ini bukan sekadar perjalanan, tetapi juga menjadi langkah awal untuk melihat langsung potensi sekaligus tantangan yang dihadapi sektor pariwisata di wilayah tersebut.
Menurut Dion, kekayaan alam Purworejo menyimpan peluang besar untuk dikembangkan menjadi destinasi unggulan. Namun, ia menilai masih diperlukan kerja bersama untuk mengatasi berbagai kendala, baik dari sisi infrastruktur maupun kesadaran masyarakat.
“Potensi kita besar, tapi harus diimbangi dengan kesiapan bersama. Pariwisata tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua TP PKK Raja Thifal Mazaya Izzati mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan wisata. Ia menilai, kenyamanan pengunjung sangat ditentukan oleh kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan keindahan lokasi.
Baca Juga: Purworejo Lampaui Target Nasional LP2B, Wabup Dion Usulkan Insentif Daerah Penyangga Pangan
Sementara itu, Sekretaris Dinporapar Woro Setyaningsih menjelaskan bahwa kegiatan ini sekaligus mendorong penerapan Sapta Pesona di tengah masyarakat. Konsep tersebut diharapkan tidak hanya dipahami, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,
khususnya di kawasan wisata.
“Sapta Pesona harus menjadi budaya. Aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah, dan memberi kenangan—itu yang harus dirasakan wisatawan saat datang ke Purworejo,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga dan mengembangkan potensi wisata, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.