Beranda Bisnis

Daop 5 Purwokerto Salurkan Dana CSR Rp899 Juta Sepanjang 2025

Daop 5 Purwokerto Salurkan Dana CSR Rp899 Juta Sepanjang 2025
Ket foto: Daop 5 Purwokerto Salurkan Dana CSR

PURWOKERTO, Pelita.co – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 5 Purwokerto terus menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. Sepanjang tahun 2025, KAI Daop 5 Purwokerto menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai Rp899.478.125 untuk Program Bina Lingkungan (BL).

Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 8 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 yang mencapai Rp830.483.571. Penyaluran bantuan difokuskan pada sejumlah sektor strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menjelaskan bahwa dana TJSL digunakan untuk mendukung pengembangan sarana dan prasarana pendidikan, pembangunan serta perbaikan tempat ibadah, peningkatan layanan kesehatan, hingga pengembangan fasilitas umum di wilayah kerja Daop 5 Purwokerto.

“Program TJSL merupakan wujud nyata kepedulian KAI terhadap lingkungan sosial di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ujar As’ad, Jumat (9/1/2025).

Ia menambahkan, program TJSL akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat serta kemampuan perusahaan. Selain memberikan manfaat langsung, program ini juga diharapkan mampu mendukung pemerintah daerah dalam menciptakan kebersihan, keindahan kota, serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan.

“Melalui Program Bina Lingkungan, KAI turut berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

As’ad berharap, pelaksanaan TJSL KAI Daop 5 Purwokerto dapat semakin mempererat hubungan dan sinergi antara perusahaan, masyarakat, serta pemerintah daerah di sepanjang wilayah operasional perkeretaapian.

“Harapannya, program ini dapat memberikan manfaat yang besar dan berkelanjutan, baik bagi masyarakat sekitar maupun dunia pendidikan,” pungkasnya.