Beranda Bisnis

Purworejo Expo 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp2,1 Miliar dan Siap Naik Kelas ke Business Matching 2027

Ket roto: Wakil Bupati Dion Agasi saat penutupan expo 2026 bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purworejo Estri Utami Setyowati, Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo Suranto, Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo Raja Thifal Mazaya Izzati.

PURWOREJO,pelita.co, – Perhelatan Purworejo Expo 2026 yang mengusung tema “Lokal Kreatif, Ekonomi Progresif” resmi berakhir pada Minggu (15/2/2026). Penutupan agenda pameran produk unggulan daerah yang berlangsung sejak 11 Februari tersebut dilakukan oleh Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi di Pendopo Kabupaten Purworejo.

Dalam seremoni penutupan, Wakil Bupati turut menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba yang digelar untuk memeriahkan expo tahunan tersebut.
Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purworejo Estri Utami Setyowati, Sekretaris Daerah Kabupaten Purworejo Suranto, Ketua TP PKK Kabupaten Purworejo Raja Thifal Mazaya Izzati, serta Ketua Forum UMKM se-Kabupaten Purworejo.

Dalam sambutannya, Dion Agasi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, Purworejo Expo bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum strategis untuk mendorong promosi dan penguatan produk unggulan daerah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Kegiatan ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan dapat terus ditingkatkan, sehingga tidak hanya menjadi agenda lokal, tetapi juga ajang promosi yang mampu menjangkau pasar lebih luas,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Purworejo menargetkan Expo 2027 dapat dikemas lebih matang dengan konsep business matching yang melibatkan kabupaten lain maupun mitra strategis dari luar daerah. Dengan langkah tersebut, pelaku UMKM yang selama ini memasarkan produknya secara lokal diharapkan mampu menembus pasar regional bahkan nasional.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi dinas terkait agar persiapan Expo 2027 lebih optimal. Harapannya, UMKM Purworejo bisa naik kelas dan memperluas jejaring usaha,” tambahnya.

Dion juga mengungkapkan bahwa Kementerian Koperasi Republik Indonesia telah menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi kegiatan business matching pada gelaran expo tahun mendatang.

Sementara itu, Sekretaris Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo, Nurhadi Trionggo, selaku penyelenggara melaporkan bahwa Purworejo Expo 2026 menjadi ruang interaksi dan kolaborasi lintas sektor. Kegiatan ini melibatkan pelaku industri kreatif, UMKM, Koperasi Desa Merah Putih, perguruan tinggi, SMA/SMK, instansi vertikal, BUMN, hingga BUMD.

Tercatat sebanyak 135 peserta ambil bagian dengan dukungan 229 pelaku UMKM. Selama lima hari pelaksanaan, jumlah pengunjung mencapai sekitar 41.000 orang, dengan total transaksi sebesar Rp2,171 miliar.

Capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat sekaligus potensi besar produk lokal Purworejo untuk terus berkembang. Pemerintah daerah pun berharap, melalui penguatan kolaborasi dan akses pasar yang lebih luas, UMKM Purworejo dapat semakin kompetitif dan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.