Beranda News

Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Jembatan Darurat Wae Songkang, Kapolsek Kuwus Sempatkan Diri Menggendong Siswa Menyeberangi Sungai

Kapolsek Kuwus, IPTU Arsilinus Lentar (kanan) dan AIPDA Mario Taek (kiri) Saat Menggendong Siswa Menyeberangi Sungai Wae Songkang

MANGGARAI BARAT NTT, Pelita co- Kapolsek Kuwus, Polres Manggarai Barat, Polda NTT, IPTU Arsilinus Lentar bersama seorang anggota nya, AIPDA Mario Taek meninjau lokasi rencana pembangunan jembatan darurat di sungai wae Songkang yang berada di antara desa Golo Lajang kecamatan Pacar dan desa Golo Riwu kecamatan Kuwus Barat

Di sela peninjauan itu, IPTU Arsi dan anggotanya, AIPDA Mario Taek membantu anak sekolah yang hendak menyeberangi sungai yang lebarnya diperkirakan mencapai 15 hingga 20 meter. Rabu 28 Januari 2026

Kedua anggota berseragam coklat ini tidak segan menggendong beberapa anak berseragam Pramuka menyeberangi sungai yang saat itu kondisi air nya setinggi paha orang dewasa

Anak anak itu berasal dari kampung Lesem desa Golo Lajang, kecamatan Pacar yang bersekolah di SDK Wetik dan SMPN 1 kecamatan Kuwus Barat di Wetik desa Golo Riwu

Secara administrasi anak anak dari kampung Lesem harusnya bersekolah di SDK Tuwa kecamatan Pacar, tetapi karena akses jalan yang buruk menjadikan mereka memilih bersekolah di SDK Wetik desa Golo Riwu kecamatan Kuwus Barat

Namun keberadaan sungai wae Songkang yang cukup lebar dengan arus air yang cukup deras terutama saat musim hujan menjadi tantangan tersendiri bahkan sangat mengancam keselamatan anak sekolah itu dan juga warga

Kondisi ini menuai keluhan dan kekhawatiran warga terutama orang tua siswa serta para Guru

Menanggapi keluhan itu Polsek Kuwus berinisiasi untuk membangun jembatan darurat di sungai yang menghubungkan dua kecamatan di ujung timur kabupaten Manggarai Barat itu

Dihubungi melalui pesan WhatsApp pada Rabu malam 28 Januari 2026, Kapolsek Kuwus IPTU Arsilinus Lentar mengatakan peninjauan itu dilakukan dalam rangka rencana pembangunan jembatan darurat sekaligus memitigasi resiko bencana terutama anak dari kampung Lesem yang bersekolah di SD dan SMP di Wetik desa Golo Riwu

“Hari ini saya dan sejumlah anggota saya dari Polsek Kuwus melakukan peninjauan lokasi di Wae Songkang, guna untuk pembuatan jembatan penyeberangan darurat untuk keperluan penyebrangan anak sekolah yang bertempat tinggal di Kampung Lesem, Desa Golo Lajang, Kecamatan Pacar, Kabupaten Manggarai Barat dan bersekolah di Desa Golo Riwu, Kecamatan Kuwus Barat, Kabupaten Manggarai Barat yaitu di SDK Wetik dan SMP N 1 Kuwus Barat” ungkap Inspektur Polisi Satu asal Hita kecamatan Pacar Manggarai Barat ini

Selain melakukan peninjauan, IPTU Arsi juga mengadakan pertemuan dengan warga Lesem dan Wetik terkait rencana pembangunan jembatan darurat itu

IPTU Arsi menyebut rencana pembangunan jembatan itu disambut antusias oleh warga Lesem desa Golo Lajang dan desa Golo Riwu

“Sangat antusias sekali, kita juga sudah galang warga desa Golo Riwu untuk bersama lakukan kerja gotong royong nanti disana” ungkap Arsilinus ketika ditanya respon masyarakat terkait rencana tersebut

Namun Ia mengaku belum membangun komunikasi dan koordinasi dengan Polsek Macang Pacar dan Pemdes Golo Lajang perihal kegiatan tersebut mengingat jembatan itu nantinya akan dimanfaatkan oleh anak sekolah dan warga dari dua kecamatan terutama desa Golo Lajang dan desa Golo Riwu

Sementara Pemdes Golo Riwu kata Arsi telah menyatakan dukungan mereka

Jembatan Darurat ini akan di bangun dari kontribusi masyarakat dengan menggunakan material Lokal, baik pasir, bambu dan sebagainya

Pembangunan jembatan darurat di sungai wae Songkang ini akan dikerjakan mulai pekan depan

“Kita rencanakan Minggu depan” ungkap IPTU Arsi ketika ditanya waktu dimulainya kegiatan itu

Ia mengatakan inisiasi pembangunan jembatan darurat ini berangkat dari rasa peduli mereka terhadap keselamatan anak sekolah dan warga

“Ini semua berangkat dari rasa peduli kami Polsek Kuwus akan keselamatan anak anak sekolah dari kampung Lesem yang sekolah di SDK Wetik dan SMPN 1 Kuwus Barat di Wetik dan juga warga masyarakat” ujar nya

Wae Songkang berada di antara desa Golo Lajang desa Golo Riwu sekaligus sebagai batas wilayah antara kecamatan Kuwus Barat dan kecamatan Pacar kabupaten Manggarai Barat

IPTU Arsi mengungkapkan bahwa saat ini anak anak dari kampung Lesem yang sekolah di SDK Wetik berjumlah 11 orang dan yang sekolah di SMPN 1 Kuwus Barat di Wetik desa Golo Riwu sebanyak 10 orang

Berhubung musim hujan masih terus mengguyur kata Arsi, pihak sekolah menghimbau kepada seluruh siswa dari kampung Lesem untuk sementara waktu menginap di rumah keluarga atau teman di Desa Golo Riwu demi keselamatan mereka mengingat debit air di sungai wae Songkang naik drastis dan mengalir deras ketika hujan lebat turun