Beranda News

Ruang Praktik TKR Berstandar Industri, SMK Patriot Pituruh Siap Cetak Lulusan Kompeten

Ruang Praktik TKR Berstandar Industri, SMK Patriot Pituruh Siap Cetak Lulusan Kompeten
Ket Foto: Peresmian Gedung Ruang Praktik Siswa TKR SMK Patriot Pituruh

PURWOREJO, Pelita.co — SMK Patriot Pituruh, Kabupaten Purworejo, meresmikan Gedung Ruang Praktik Siswa (RPS) untuk kompetensi keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Rabu (17/12/2025). Pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari Program Revitalisasi Satuan Pendidikan SMK Tahun Anggaran 2025 yang didanai melalui APBN.

Peresmian gedung dilakukan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jawa Tengah, Maryanto, S.Pd., M.Sc., yang ditandai dengan pemukulan gong. Kehadiran ruang praktik berstandar industri ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran praktik serta menyiapkan lulusan SMK yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.

Maryanto menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dipisahkan dari ketersediaan sarana dan prasarana yang memenuhi standar industri. Dengan fasilitas yang memadai, proses pembelajaran akan berlangsung lebih optimal, guru lebih nyaman mengajar, dan siswa merasa aman serta tenang saat melaksanakan praktik.

Menurut Maryanto, program revitalisasi sekolah menjadi bagian strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul dan berkarakter menuju Visi Indonesia Emas 2045. Di wilayah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIII Jawa Tengah, terdapat 36 sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB negeri yang menerima bantuan serupa.

Khusus di Kabupaten Purworejo, kata Maryanto, terdapat empat sekolah penerima bantuan revitalisasi, yaitu SMK Patriot Pituruh, SMK Muhammadiyah Purwodadi, SMA Negeri 2 Purworejo, dan SMA Negeri 3 Purworejo. Ia berharap, bantuan tersebut dapat mendorong peningkatan kualitas layanan pendidikan di daerah.

Sementara itu, Kepala SMK Patriot Pituruh, Haryoto, menjelaskan bahwa pembangunan gedung ruang praktik TKR menelan anggaran sebesar Rp1,953 miliar. Proyek tersebut dikerjakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) internal sekolah dengan durasi pengerjaan selama 120 hari.

Gedung ruang praktik berukuran 18 x 30 meter ini dilengkapi dengan fasilitas penunjang berupa toilet dan perabot, serta dirancang sesuai standar ruang praktik industri. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 100 persen dan siap dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran praktik siswa.

Haryoto menambahkan, untuk memperoleh bantuan revitalisasi, pihak sekolah harus melalui tahapan verifikasi dan bimbingan teknis sejak Juni 2025. Proses tersebut diawali dengan pra-bimbingan teknis, penandatanganan nota kesepahaman di Jakarta, peletakan batu pertama pada Juli 2025, hingga pembangunan rampung pada Desember 2025.

Meski fokus utama saat ini adalah penyelesaian bangunan fisik, pihak sekolah memastikan pengadaan peralatan praktik modern akan menjadi agenda prioritas pada awal tahun mendatang. Dengan fasilitas yang tersedia, SMK Patriot Pituruh diharapkan semakin dipercaya masyarakat sebagai sekolah pencetak tenaga kerja terampil.

Saat ini, SMK Patriot Pituruh memiliki sekitar 369 siswa yang tersebar dalam lima kompetensi keahlian, yakni Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Sepeda Motor (TSM), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Manajemen Perkantoran, serta Tata Boga/Kuliner.